Suami Pelarian
Tehasudah jatuh tertimpa tanggacerita bos dan bawahan
Dalam situasi normal, pasti aku tidak akan meminta suamiku memakan mie yang pedasnya melebihi omongan tetangga, tetapi dalam kondisi hamil begini aku malah senang.
"Jangan-jangan kalau Kuaci lahir nanti hobinya ngerjain orang, ya, Sha," celetuk Yudistira. Ia tak habis pikir dengan kelakuanku yang tiba-tiba ajaib, hanya karena aku sedang hamil.
"Ya, kan menurun dari bapaknya, Sayang," sahutku kalem. Nah, suamiku mati gaya, dan hanya tertawa sambil geleng kepala.
Beliebte Kapitel