AKU, KAU, & SELINGKUHANMU
“Percayalah, kau tidak akan mendapatkan ujian diluar batas kemampuanmu.”
Aku ingin mempercayai kata-kata itu, dan meyakini diriku sendiri bahwa aku bisa melaluinya, meski dengan hati tercabik, dan jiwa yang patah.
“Tolong, Mi, tolong jangan bercerai dengan Abrar, Ibu mohon, demi Ibu.”
Ibu mertuaku menangis tersedu-sedu di hadapanku, memohon sambil menggenggam jemariku dengan sangat erat. Seakan ia baru saja melakukan kesalahan yang sangat besar.
Bab Populer