Kak, Aku Kedinginan
Nanikepala terasa dinginnenek di rumah sakitpingsan tapi masih sadargambar infus digantung di rumah sakit
Suara Kak Dimas terdengar begitu ringan, seolah dia sedang membicarakan sesuatu yang sama sekali tidak penting.
"Bukan karena kau nggak tahu itu bisa merenggut nyawa. Kau cuma takut dia nggak mati cukup cepat."
Nara menggeleng keras. Bibirnya bergetar hebat hingga dia tidak mampu menyusun kalimat utuh.
"Aku nggak ... aku cuma ... aku ...."
Sejak tadi, Kak Bobby tidak mengatakan sepatah kata pun.
Dia berdiri dalam kegelapan setelah layar proyektor dimatikan, membelakangi semua orang.