Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Takdir Kita Tak Pernah Terhubung

Takdir Kita Tak Pernah Terhubung

Di kehidupan sebelumnya, ketika musuh menembus ibu kota, banyak suara ini berteriak sama kerasnya … hanya saja, saat itu tidak ada yang datang menyelamatkan mereka. Beberapa kata kejam hari ini jauh lebih ringan dibanding abu dan darah yang akan menyusul. Aku pun meninggalkan aula seorang diri. Anggur di hadapan aku tetap tak tersentuh. Aku melangkah menuju kolam yang disinari cahaya bulan, berniat menenangkan pikiran. “Lamitta.” Aku berhenti. Larissa mendekat ke arah aku dengan perlahan, langkahnya hati-hati, ekspresinya lembut, tapi matanya berkata lain.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai aku takkan bersuara lirik
Baca
+Pustaka
Takdirku Bersamamu

Takdirku Bersamamu

Ting-ting 0859********9 · Jangan diem di luar nanti masuk angin, tidur gih udah malem. Qila celingak celinguk mencari Devan, Qila yakin bahwa Devan ada di sekitar sini dan sedang memperhatikannya. · Nyariin siapa sih, jangan GR. Aku nggak lagi liatin kamu. Qila semakin penasaran dengan pesan yang dikirim Devan, Qila yakin bahwa Devan sedang memperhatikannya.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai aku takkan bersuara lirik
Baca
+Pustaka
Gelang Langit

Gelang Langit

katanya, meski matanya tetap awas pada celah langit di atas. Tirai emas itu beriak seperti air. Di baliknya tampak kilatan kilap, fragmen nada yang belum selesai. Suara samar menyusup turun, bukan nyanyian penuh, melainkan potongan melodi yang menggantung. Tirta mengangkat wajah, mendengarkan dengan kening berkerut. “Nada ketujuh masih memanggil,” gumamnya. “Kita hanya mengetuk pintunya.”
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai aku takkan bersuara lirik
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Bukan Mantanku

Tetanggaku Bukan Mantanku

Si mata elang lalu mengendari motornya dan melaju kencang membelah jalanan. ***** Risa tengah mengikuti lirik lagu India kesukaaannnya. Mumpung hari sabtu, saatnya bersantai ria. Soalnya tiap hari minggu dia harus berjualan ke GOR. Risa tengah menyalakan musik MP3 lewat HP jadulnya. Lagu yang ia nyanyikan saat ini berjudul 'O Saki Saki' dengan penuh semangat.
1017.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 481 kali sebagai aku takkan bersuara lirik
Baca
+Pustaka
Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

Mendengar kalimat itu, seluruh darah di tubuh Silvano terasa berhenti mengalir. Segala sesuatu di sekelilingnya: musik selo di pernikahan, pertanyaan riuh para wartawan, teriakan terkejut para tamu, semuanya lenyap dari benaknya. Yang bisa dia dengar hanyalah kalimat Juvena, "Kita putus."
35.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai aku takkan bersuara lirik
Baca
+Pustaka
Aku yang Kau Buang, Kini Tak Bisa Kau Sentuh

Aku yang Kau Buang, Kini Tak Bisa Kau Sentuh

sahut Tari. Tari mulai memeluk Ello lagi. Namun, lelaki itu segera menepis. “Berdosa kau telah menolakku, Ello!” seru Tari. “Dan kau sangat berdosa karena kau telah mengancamku! Pergi dari sini!” usir Ello. “Kau … mengusirku?” tanya Tari. “Dan kau tuli?” Sungguh, ucapan Ello begitu pedas. Sakit hati, sudah tentu Tari merasakan hal itu. Namun, ia tak ada niat untuk meninggalkan lelaki itu.
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 357 kali sebagai aku takkan bersuara lirik
Baca
+Pustaka
Hati yang Tak Bergeming

Hati yang Tak Bergeming

Javas Balakosa telah naik takhta. Dia memahkotai Garwita Ranjana sebagai permaisuri. Sedangkan Gantari Ranjana, istri sah yang menemaninya berdarah-darah dan bertarung dari status pangeran hingga menduduki takhta, hanya mendapatkan gelar selir agung. Hari saat titah kerajaan diturunkan, Istana Ayodya hening mencekam. Para pelayan menundukkan kepala dan menahan napas. Mereka takut Gantari akan menangis, mengamuk, melempar barang-barang, atau histeris seperti para selir yang kehilangan kasih sayang kaisar. Namun, Gantari justru menerima titah itu dengan tenang. "Saya mengucapkan terima kasih atas kemurahan hati Yang Mulia." Suaranya datar, tanpa ada ekspresi di wajahnya. Bahkan di mata almon
16.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 612 kali sebagai aku takkan bersuara lirik
Baca
+Pustaka
HARMONY

HARMONY

~ Hanya diri sendiri, yang tak mampu orang lain akan mengerti Disini ku temani, kau dalam tangismu Bila air mata dapat cairkan hati Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu Agar ku lihat senyum di tidurmu malam nanti Anggaplah semua ini, satu langkah dewasakan diri Dan tak terpungkiri juga bagimu… Mereka menyelesaikan nyanyian itu dengan baik, bahkan ketika music belum berhenti suara tepuk tangan terdengar dengan keras. teriakan-teriakan seperti sedang konser terdengar jelas. Perbedaan suara mereka yang menyatu, membuatnya terdengar merdu dan sangat menarik. Laura dan teman-temannya, sangat menghayati lirik dalam lagu itu.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai aku takkan bersuara lirik
Baca
+Pustaka
Aku Tak Sepolos Yang Kalian Kira

Aku Tak Sepolos Yang Kalian Kira

"Ya sudah, kamu lanjut sana. Masih pagi, pasti pekerjaan belum selesai. Ibu tutup telfonnya ya. Assalamualaikum." "Waalaikumsalam, Bu," balasku, setelahnya sambungan terputus. Kuletakkan kembali ponsel di atas nakas, kemudian keluar. Jika biasanya aku memanggil Ibu dan Silvi saat masakan sudah matang, namun tidak untuk kali ini. Aku malas meladeni mereka.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai aku takkan bersuara lirik
Baca
+Pustaka
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

"Tapi, saat panggilan video, aku melihat hal aneh. Tahi lalat di jari penculik itu sama persis dengan milik Yansen." Suara Ayah pelan, namun penuh wibawa, seolah-olah mampu menembus kedalaman hati. Setiap kata yang diucapkannya menghantam tepat pada kebohongan yang dibangun Kiara. Wajah Kiara seketika pucat, dia menggigit bibirnya. "Om Teddy, itu hanya dugaanmu. Mana mungkin aku melakukan hal semacam itu!" Namun, Ayah tidak memberinya kesempatan untuk membela diri.
8.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai aku takkan bersuara lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status