Putra Titisan Dewa
Kali ini patih itu bertandang ke sebuah wilayah paling Utara, dekat dengan pantai dan berada di lereng Gunung Raya, sebuah gunung tinggi menjulang di Nagri Jaya Dwipa, sehingga puncaknya selalu diselimuti kabut putih.
Di Dukuh Telagasari, sang patih tidak buang-buang waktu dan segera saja menjalankan tujuannya menyantroni dukuh pelosok itu. Suaranya menggelegar saat mengumandangkan perintah.
“Aku Mahapatih Jayaprana,” teriaknya. “Semua pemuda yang telah berusia tujuh belas tahun dan pria yang masih sehat di dukuh ini harap segera datang dan berkumpul di hadapanku.” Dengan suara lantang, sambil berdiri di atas balai-balai di lapangan, Jayaprana memberikan sebuah pengumuman untuk warga dukuh y
Bab Populer