Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kuranji

Kuranji

“Cepat!” Di halaman penginapan, tegak dua buah bendi yang berbeda. Meskipun keduanya merupakan bendi dengan empat roda dan dua ekor kuda, tapi salah satunya terlihat mewah, sementara yang lainnya tampak biasa saja. Si Kumis Panjang memasuki tenda bendi paling depan. Sementara Puti Tan didorong masuk ke tenda bendi di belakangnya.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as banas pati
Read
+Library
Jodoh Tenggat Waktu

Jodoh Tenggat Waktu

"Tadi pagi bikin cemilan buat kamu, tapi pules banget jadi keburu dingin. Tadi udah dihangatin." Bagaspati menatap penuh binar bakwan jagung yang terlihat menggiurkan dengan potongan cabe yang membuat tampilannya kian menarik. Kebetulan, Bagaspati sangat suka pedas. Bagaspati mencomot satu bakwan dan mencocolnya ke saus mayonaise, dia melahap satu bakwan bulat itu dalam satu kali kunyahan. "Lebih enak masakan kamu Al dibanding Mamih," puji Bagaspati berdecak. "Tapi aku laper Al, masakin dong?"
108.8K viewsCompletedAdded to Library 263 Times as banas pati
Read
+Library
Pena Ajaib

Pena Ajaib

tanya Bintang pada pemilik warung saat dirinya tidak melihat adanya Ocin “Toilet Den,” jawab bapak pemilik warung lantas kembali masuk ke dalam. “Cie... baru bertemu tadi pagi, sudah kangen saja sama si Babu,” ledek Toni. “Sembarangan! Gue takutnya dia balik lagi ke rumah atau nekat masuk kelas,” terka Bintang kemudian mulai menyantap sarapannya.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as banas pati
Read
+Library
BIANGLALA

BIANGLALA

jelas Brian secara detail Para teman-temannya langsung mendekati Cedric yang tengah fokus memecahkan maksud dari kalimat yang ditujukan oleh Bryan. “Red jam bukannya selai merah ya?” ujar Peter bingung “Iyaa semacam warna selai rasa strawberry lah.” ucap Fred menyakini
2.7K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as banas pati
Read
+Library
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

Para bangsawan memakai pakaian berbeda-beda khas sesuai dengan kedudukannya. Aslan memakai baju serba hitam dilapisi beberapa tameng yang terbuat dari baja. Sebuah pedang perang tak luput dari genggaman tangannya. Diliriknya Shelly yang berdiri memimpin di depan dengan gagah ala dirinya. Tak terlihat sama sekali bahwa Shelly gadis yang menyebalkan.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as banas pati
Read
+Library
Nasi Kotak

Nasi Kotak

Pak Wan yang duduk di teras berlari menuju mobil. "Ini, Pak." Memberikan tas warna cokelat pada Ayah. "Lima juta cukup, Bu?" Ayah memberikan uang pada Bu Yati. Seketika mata Bu Yati membulat melihat lembaran merah di depannya. "Cu-cukup." Bu Yati meraih uang tersebut dengan cepat. Jelas saja dia menjawab cukup. Harga sepeda seperti milik Ari tidak lebih dari satu juta. Apalagi hanya untuk mengganti roda yang bengkok.
1016.3K viewsCompletedAdded to Library 554 Times as banas pati
Read
+Library
BATARI

BATARI

"Setelah Adrian hancur, kau akan tahu siapa tuanmu yang sebenarnya." Batari tau Victor mulai terpancing, dia hanya butuh umpan agar predator itu keluar. Dan kali ini ia akan menggunakan Elio, Diplomat tampan yang belakangan terus menghubunginya melalui Theo. Malam itu, Jakarta terasa lebih lembap. Di depan cermin, Batari membiarkan gaun backless berbahan sutra satin berwarna midnight blue membungkus tubuhnya. Warnanya begitu gelap, nyaris seperti langit sebelum badai. Bagian depannya tertutup tinggi dengan aksen kerah shanghai yang ningrat, namun saat ia berbalik, punggungnya terbuka sepenuhnya hingga ke pinggang—memamerkan kulit putih pucatnya yang berkilau jernih.
10578 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as banas pati
Read
+Library
BUKAN OB BIASA

BUKAN OB BIASA

Jawab Gira ketika itu. Wanita yang aneh dan Adam tidak berdaya untuk menolak keinginannya tersebut. "Bersemangat benar. Ada apa?" Tanya Adam datar sambil menyiapkan pesanan minuman untuk beberapa karyawan. "Tadaaa.." Gira dengan bersemangat menunjukkan dua tiket perjalanan ke Bali ditangannya. Adam yang melihat itu, hanya bersikap biasa, "Liburan ke Bali, 'kan? Udah tahu."
9.1171.7K viewsOngoingAdded to Library 4.6K Times as banas pati
Read
+Library
Hasrat Panas Paman Dingin

Hasrat Panas Paman Dingin

"Om mau berangkat sekarang?" Anindya Jenaya, gadis bertubuh mungil itu mendongak pada seorang pria dengan setelan jas rapi yang jauh lebih tinggi darinya. Ia dan pria itu—Devano Wijaya atau akrab ia panggil Om Devan, tengah berada di ruang makan untuk sarapan. Hal yang akhir-akhir ini jarang mereka lakukan karena entah mengapa, Devan jadi selalu berangkat lebih pagi dari biasanya.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as banas pati
Read
+Library
Bareksa

Bareksa

Dia membuka kotak biru tersebut yang ternyata isinya tiga butir biskuit bayi. Nala dan Dewi mati-matian berusaha menyembunyikan tawa. Oscar, entah mengapa cowok usil itu selalu mengerjai Padma. Nala ingat, dulu Padma memperkenalkan diri dengan nama Kate yang diambil dari nama tengahnya, Katherine. Namun belakangan ini ia lebih suka dipanggil Padma, karena Oscar mengubah panggilannya dari Kate menjadi Keti. Menggunakan huruf E dan I.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as banas pati
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status