Sentuh Aku, Pak!
Keina masih tidur, rambutnya tergerai berantakan di atas bantal, napasnya naik turun dengan teratur.
Kahfi mengalihkan pandangan cepat-cepat.
Dia bangkit dari ranjang dengan hati-hati, memastikan gerakannya tidak membangunkan istrinya, lalu mengambil wudhu di wastafel luar. Beberapa menit kemudian dia sudah berdiri di atas sajadah menghadap kiblat, melepaskan semua yang menggantung di dadanya sejak semalam ke dalam doa yang hanya bisa didengar oleh Yang Maha Mendengar.