Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Janda Kembang

Janda Kembang

Amarah, kecewa, sedih, dendam dan kebencian campur aduk di dalam hati dan pikirannya saat ini hingga air mata mengalir membasahi pipi. "Sudahlah, sebaiknya kita pergi, kamu lihat sendiri Reyhan tidak di sini." Radytia maju ke depan dan bicara menghadap Bella. "Kamu pasti simpati padanya," balas Bella dengan senyuman sinis.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 152 Times as amandel memerah
Read
+Library
RAMBUT BASAH SETIAP PULANG KERJA

RAMBUT BASAH SETIAP PULANG KERJA

Alda memegangi kepalanya yang terasa amat sakit. Tiba-tiba saja, Alda merasakan ada cairan yang keluar dari hidungnya. Ia meraba hidungnya dengan tangan kanannya, seketika Alda terkejut saat ada cairan merah pada telapak tangannya. Pandangan Alda semakin buram dan kabur, sedetik kemudian tubuhnya ambruk ke lantai. ***
109.4K viewsOngoingAdded to Library 196 Times as amandel memerah
Read
+Library
DENDAM HATI YANG TERLUKA

DENDAM HATI YANG TERLUKA

“punya kamu gede juga ya mbar, sering dimainin sama pak Joko ya? Tanya Sada mengintrogasi. “Huss ngawur kamu mas, emang kalau tete sering dimainin bisa jadi gede apa ? Sini hidung kamu aku mainin gede nggak lubang hidung kamu hilang iya haha” jawab Ambar tak terima saat membahas asal usul tete Ambar yang besar. “Kenyal banget mbar aku suka, tapi kenapa rasanya yang sebelah kiri manis dan yang sebelah kanan enggak ya mbar?
107.5K viewsOngoingAdded to Library 261 Times as amandel memerah
Read
+Library
Dendam Mantan!

Dendam Mantan!

"Ck, ada yang enggak beres apa gimana ya sama otak gue? Perasaan tadi pas manggung enggak ngebentur apa-apa deh, tapi kenapa sekarang mendadak ngerasa aneh?" Tak mau larut dalam rasa resah, setelahnya Rajendra memilih untuk beranjak kemudian pergi ke kamar mandi hingga setelah mencuci wajah bahkan membasahi rambut, dia terdiam sambil memandang pantulan wajahnya di cermin dan ajaib! Wajah Kalania tiba-tiba saja muncul di cermin sambil tersenyum bahkan menyapa dengan manis.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as amandel memerah
Read
+Library
Bara Dendam Membara

Bara Dendam Membara

“Aku tidak suka kelalaian.” Wang Na menunduk untuk mengatur napas, Hati berdebar kencang. Ia teringat pesan singkat yang baru saja di terima dari orang yang ia suruh. [Gagal. Orang itu berbahaya.] Ia pun berkeringat dingin, detak jantung berdegup kencang hingga membuat seluruh tubuh pun gemetar.
617 viewsOn holdAdded to Library 24 Times as amandel memerah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status