Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ayah dari Anakku Ternyata

Ayah dari Anakku Ternyata

Tanya Pavita penasaran, dia masih menatapku sedangkan kakinya tengah sibuk diacungkan kesana kemari. “Abang gak tahu apa yang harus dilakuin, sama kayak waktu kita pertama kali ketemu papa.” “Aku senang ketemu papa.” Selanya sambil menunduk. Aku tersenyum kecil karena mendadak ingatanku terbang ketika kami pertama kali bertemu dengan papa, rasa canggung itu tidak begitu kentara mungkin karena aku masih terlalu kecil untuk merasakannya.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai andai seperti pertama bertemu
Baca
+Pustaka
Terjebak Pernikahan Dadakan dengan Presdir Tampan

Terjebak Pernikahan Dadakan dengan Presdir Tampan

Hingga Sashi tiba-tiba tertegun, lantas menoleh Nanda yang berdiri tegap bahkan memasang wajah datar seperti dulu saat mereka pertama kali bertemu. “Nanda.” “Hm ….” “Ini perusahaanmu?”
1034.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 784 kali sebagai andai seperti pertama bertemu
Baca
+Pustaka
Alkisah Bunga Teratai

Alkisah Bunga Teratai

Nada bicaranya juga terdengar akrab untuk mereka yang baru pertama kali bertemu empat mata. "Gak usah sok akrab deh sama gue. Lo selamanya tetap sampah di mata gue," balas Mentari yang tidak menanggapi dengan akrab ucapan sang puan. Tiba-tiba saja dia merasa kesal, apalagi yang menyambutnya adalah Sandara.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai andai seperti pertama bertemu
Baca
+Pustaka
Janji Amanda

Janji Amanda

Dia seperti mengalami deja vu dengan datang lagi ke tempat ini. Andra yang pertama kalinya melihat kedatangan Amanda. Dia tampak muram dan sedih, sisa-sisa air mata masih terlihat jelas di wajahnya. Dia terlihat kaget dengan kedatangan Amanda. “Amanda???” Amanda berjalan mendekat dengan pikiran yang mendadak blank. Bahkan sekarang ini Amanda bisa dibilang mirip orang linglung karena terlalu tertekan dengan kejadian yang mengejutkan ini. Dia sama sekali nggak pernah mengira kejadian macam ini akan menimpanya lagi.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai andai seperti pertama bertemu
Baca
+Pustaka
Tabib Kesayangan Tuan Jenderal

Tabib Kesayangan Tuan Jenderal

tanyanya dengan ekspresi bingung. “Ya, tapi kamu tetap yang pertama di dalam hatiku, Nona Hu! Sejak pertama kali bertemu denganmu waktu itu, aku merasa familier, kita seperti memiliki sebuah hubungan yang terikat satu sama lain. Sangat erat, sangat hangat, seperti pernah menikah di masa lalu, aku-”
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 367 kali sebagai andai seperti pertama bertemu
Baca
+Pustaka
Malam pertama

Malam pertama

Lita menyebut Maya gugup, Maya tersenyum melihat kegugupan Lita mungkin Lita terlalu malu bertemu Jeo, Maya menautkan kedua tangan mereka mengajak untuk saling berkenalan karna Lita tak kunjung bicara Jeo akhirnya berkenalan lebih dulu meski ia sedikit canggung belum lagi perkataan majikanya pasal Lita adalah calonmu, membuat Jeo sedikit bingung dan risih namun ia berusaha bersikap sebaik mungkin. Jeo sebenarnya sedikit terpesona akan kecantikan Lita baru pertama kali ia menemukan gadis selugu Lita, namun itu hanya sedikit mengagumi bukan menyukai berbeda dengan Lita yang memang benar-benar cinta pada pandangan pertama belum lagi ia tak pernah dekat bahkan kenal dengan lelaki manapun, membua
1015.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 504 kali sebagai andai seperti pertama bertemu
Baca
+Pustaka
Merindu Suamimu

Merindu Suamimu

Aku menuruti titah Bu Nadia, langung duduk dengan wajah polos seolah kejadian tadi pagi adalah mimpi buruk semata. "Ketika kita pertama kali bertemu muka, kamu benar-benar nggak ingat saya ya?" suara Bu Nadia masih terdengar tenang untuk seseorang yang seharusnya marah. Apalagi marah karena suaminya.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai andai seperti pertama bertemu
Baca
+Pustaka
Pesan Dari Istri Calon Suamiku

Pesan Dari Istri Calon Suamiku

Andika bertanya, sementara tangannya masih menggandeng tanganku. "Tidak. Aku tidak ingat." Aku menggelengkan kepala, karena aku memang tidak ingat kapan pertama kali aku bertemu dengannya. "Memang kita pertama kali bertemu dimana?" tanyaku balik. "Aku juga lupa." "Auuch .... sakit," teriaknya, ketika aku mencubit lengannya. "Maksudnya apa coba, nanya tapu sendirinya lupa." "Karena aku lupa, makanya aku bertanya."
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 518 kali sebagai andai seperti pertama bertemu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status