ARINDA
Akhirnya Pak Andi memasang gantungan didekat pintu agar Bi Sumi tidak lupa membawa tas belanja, karena bagaimanapun pak Andi yang akan menjadi sasaran marah marahnya Bi Sumi.
" Pagi pak."
" Pagi Bi Sumi, ini Anaknya..."
" Iya, ini anaknya Ibu sama Bapak. Namanya, Arinda. "
Aku tersenyum saat bi Sumi memperkenalkan namaku kepada bapak tukang sayur. Sudah sering aku melihatnya berkeliling didepan komplek ini tapi baru kali ini aku bertegur sapa secara langsung kepada nya. Sudah banyak ibu ibu yang kini tengah sibuk memilih bahan makanan yang akan mereka olah untuk hari ini. Bi Sumi pernah bilang, kalau mau beli sayur itu bagusnya pagi-pagi, sebelum kena sinar matahari jadi gak cepet layu. Perc
Hot Chapters