Angga & Ana
Hanya sesaat lalu menjauh, mengamati kembali wajah bidadarinya.
“Om habis ngapain?” Lirih Ana. Menatap dada bidang berbalut jas dihadapannya.
“Ngomel lagi gue cium,” kata Angga. Setengah menyeringai menikmati keterdiaman gadis didepannya.
“Ih Om resek banget si,” omel Ana lagi dengan memukul dada Angga.
Ana memukul Angga bertubi-tubi yang hanya dibalas tawa puas. “Udah dong, Ana,” katanya. Masih sambil menerima berbagai pukulan dari tangan kecil Ana.
Bab Populer