Kali Kedua
Gita malah memasang cengiran tak berdosanya, "Emang iya ya?"
Aku memutar bola mata dengan malas, "Emang iya, emang iya. Ya iya lah Gita. Kalau nggak, nggak mungkin aku sampai narik-narik rokmu dari tadi. Mana tadi, kamu sengaja tambeng banget."
(Tambeng = Bebal/Pura-Pura Tidak Mendengar)
Gita cengengesan lagi.
"Kalau gitu, kita pindah ke depan aja ya Rin. Biar aku bisa lihat Mas Gilang dengan jelas."
Hot Chapters