KARANGAN BUNGA UNTUK PELAKOR
Mereka yang melihat kartu nama itu tampak mengangguk percaya.
"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.
Silakan kalian lanjutkan acara ini, saya sangat merasa bersalah sekali pada pemilik Cafe, karena pasien di rumah sakit jiwa milik saya kabur dan berbuat onar di sini," terang Puspa sambil sesekali melirik ke arah Mitha.
Mereka semua tampak terenyuh dengan penjelasannya.
"Huh, ternyata orang gila!"