Sentuhan Panas Sahabat Pacarku
Ia menatap tajam, mencoba menembus kabut mabuk di kepala Ara.
“Padahal yang gila… sahabat kamu, Ga.”
Kata-kata itu terdengar lirih, namun menusuk.
“Karena dia udah gila, kamu jangan ikut gila,” ucap Aga mengusap wajahnya dengan kasar.
Ara tertawa kecil, tawa yang sama sekali tidak terdengar bahagia, lalu menggeleng pelan.
“Gimana aku nggak gila, kalau semua orang menggila di belakangku, Ga…” gumamnya, hampir seperti berbicara pada dirinya sendiri.
Capítulos Populares