Perempuan Gila
jelas lelaki itu sopan tapi menusuk, "Jika kamu merasa aku memperhatikanmu, aku pikir kamu salah paham."
"Oh, Mike. Maafkan kami," Bunda Rin langsung mengusap bahu lelaki itu dengan wajah bersalah.
"Dia hanya sedang mengalami hari yang buruk, mohon untuk memakluminya, ya" lanjut wanita itu membuat Laura semakin putus asa.
Remaja lelaki dengan tinggi menjulang itu hanya tersenyum sopan dan melangkah pergi.
Bunda Rin mendesah, "Jangan sekali-sekali berlaku tanpa memikirkan konsekuensinya seperti ini, Laura. Lelaki itu anak donatur utama panti asuhan ini."