Pendekar Pedang Gila
Tiba-tiba,
“Haaahahaha! Hiiihihihi ...! Hiaaahahahahaha!
Tawa gila Sang Pangeran kembali pecah. Tawa yang keras, panjang, menusuk telinga semua orang yang mendengar.
Wu Ling mulai melangkah setengah maju dengan pedangnya terangkat setengah dada. “Pangeran…, apa anda baik-baik saja?” suaranya ragu, seolah memanggil seseorang yang sudah tak ada.
Shen Liang menoleh cepat. Tatapannya liar, pandangannya tajam menusuk ke arah Wu Ling.
Wuuussshh!!
Pedang di tangannya diayunkan. Hembusan Qi hitam membelah udara, memotong tanah di depan Wu Ling hingga retak.