Benih Papa Sahabatku
Kedua mata membeliak, tapi tidak bisa menyembunyikan senyumannya.
"Evan!" kata Bianca merunduk malu, melipat bibirnya.
"Apa, Sayang?"
"Sayang, sayang, emang kita pacaran! Pagi-pagi jangan ngegombal, pagi-pagi itu sarapan. Nih makan bubur ayamnya," kata Bianca menyodorkan semangkuk bubur ayam yang terdapat di kotak nasi.
"Enggak disuapin? Aku kan lagi atit ...."