Pemalu di Luar, Liar di Dalam
“Perih tapi enak, kan. Lo pakein concealer aja kalau mau nggak keliatan banget. Dempul banget sih palingan.”
Sekar menyapu pandangan ke sekitar coffee shop, kemudian mencondongkan tubuh ke arah Gita. Ada yang ingin ditanyakannya.
“Git, lo pernah itu nggak?” Sekar diam sebentar, merendahkan suaranya lagi. “Sebentar.” Sekar meraih ponsel, mencari padanan sebuah kata. “Ini, Fellatio.”
“Apaan itu? Coba liat.” Gita tertegun, meraih ponsel Sekar. Tak lama dia tergelak. “Oh, blow job!”