Selingkuh di Dunia Maya
“Apa aku benar-benar berarti untukmu?”
“Aku hanya punya seorang Kakak wanita.” Hajoon mengusap lembut leher jenjang Weni. “Aku adalah pewaris kedua dari sebuah perusahaan ternama di negaraku, aplikasi yang kita gunakan adalah peluncuran produk yang aku tangani.”
Deg!
Weni terkejut akan apa yang di dengarnya, pikirannya berkelana.
“Apa pertemuan kita kamu yang membuatnya?”
Hajoon terdiam, ia bahkan baru tersadar dengan apa yang diucapkannya. Sesuatu yang ia tahan untuk tak dikatakan, tiba-tiba terucap begitu saja.