Gadis Nakal Milik CEO
"No. Kan memang Om Jones sugar daddyku. Om sangat tampan, meski sudah berusia lima puluhan. Dan Om juga sangat baik, sering membelikanku hadiah dan memberikan uang. Jadi Om cocok dipanggil Sugar Daddy."
Jones mendesah berat sambil mengusap wajahnya kasar. "Memangnya kau tidak tahu arti dari 'Sugar Daddy' yang sebenarnya, huh?"
Winter bergeleng pelan. "Memangnya artinya apa?"
Jones mendengus. Dia lalu membisikkan sesuatu pada Winter.
Jones menarik dirinya kembali. "Jadi, kau sudah paham kan?"
Winter mengangguk dengan wajah memerah. "Aku sudah paham, Om. Dan sekarang aku semakin ingin menjadikan Om sugar daddyku."
الفصول الرائجة