Hot Sugar Daddy
akunya lagi, postur punggungnya lebih santai dengan kedua kaki jenjangnya yang diluruskan.
“Di mana ibumu sekarang?”
Sudut bibir Amanda membentuk seringai sinis yang belum pernah dipertontonkannya padaku, lantas menerawang ke luar jendela. “Di suatu tempat yang megah di Detroit. Menjadi nyonya dari rumah besar milik seorang pria yang berumur enam puluh empat tahun. Ibuku sang pemuja cinta atau setidaknya, begitu yang kudengar dari Andrew.”