Pembantu Pemuas Nafsu Sang Majikan
Napasnya tertahan ketika musik lembut mulai mengalun, melodi piano yang menenangkan namun juga membuat dada terasa sesak karena haru.
Kemudian, dari balik pintu kaca besar yang menghubungkan rumah dan halaman, Ariana muncul.
Dia berjalan perlahan, digandeng oleh ibunya, Melly. Gaun putih sederhana namun anggun membalut tubuhnya, jatuh lembut mengikuti lengkung pinggul dan pinggangnya.
Veil tipis menutupi wajahnya, memberi kesan suci sekaligus misterius. Cahaya matahari membuat helaian veil itu berkilau tipis, seolah Ariana tengah diselimuti cahaya sendiri.