Gagal Move On!
“Itu resiko lo masuk IPS, kalau gak suka sama Pak Kusnadi pindah aja ke IPA, Lo bakal ketemu Pak Karto beserta asam basa, hidrokarbon dan kawan-kawannya.”
Raka bergidik ngeri membayangkannya. Ia tidak bersahabat dengan kimia.
Tara mulai merebahkan tubuhnya karena perutnya makin sakit. Ia menatap plafon putih UKS. “Belajar itu jangan mandang siapa gurunya, suka gak suka, terima aja selama lo butuh dengan guru itu—”
“—Fokus sama tujuan lo sekolah!” Raka menyambung nasihat Tara. “Kata-kata lo udah ada di luar kepala, saking seringnya gue denger sampai bikin migran.”