Suamiku Jadul
Bahkan lantai ruang tengah rumahnya tidak sanggup menampung rombongan kami.
“Ini uangnya, Rapi,” kata Bang Parlindungan ketika Rapi sibuk memeriksa isi dompetnya.
“Terima kasih, Bang Parlin, kau memang Rambo, menolong jika dibutuhkan,” jawab Rapi seraya menerima uang merah beberapa lembar dari tangan Bang Parlin.
“Belanja yang banyak ya, Rapet, kami kuat makan lo,” kataku pada Rapi. Dia hanya membalas dengan menunjukkan kepalanya tangannya. Lucu juga melihat dia yang kebingungan.