Sesungguhnya Aku Bukan Suami yang Miskin
“Dua-duanya boleh menjadi pendonor, Pak. Jika ditanya mana yang lebih baik, tentu yang masih hidup, Pak.”
“Jika si pendonornya hidup, lantas bagaimana dia bisa tetap hidup sementara hatinya sudah didonorkan?”
Pak Deden Kurniawan tersenyum lantas mempersilakan Dokter Faturrahman yang menjawab. “Baik, Pak, semuanya,” ucap Dokter Faturrahman. “Sebenarnya, tak ada yang perlu terlalu dikhawatirkan dalam hal mendonorkan hati pada seorang resipien atau penderita gagal hati, Pak. Karena pencangkokan atau tandur-alih organ ini telah berdasarkan pengalaman dan dukungan teknologi medis yang makin canggih, dan itu telah berlangsung lama dengan tingkat keberhasilan yang tinggi.
Hot Chapters