Tak Semanis Madu
kataku.
Hening,
"Bell, aku mau mandi, gerah," pintanya dengan santai pula.
"Hah? Mandi?" Berbeda denganku jika dia terlihat santai aku merasa sangat tegang, aku pun berpikir keras.
"Nggak usah mandi dulu, kaki kamu dan kepalamu masih diperban, nggak usah mandi," ucapku lalu masuk ke dalam kamar.
Kuhembuskan napas saat aku bisa terbebas dari kata mandi. Ponselku berbunyi saat aku baru saja duduk di ranjang, sebuah pesan masuk dari Kak Raka. Aku terperanjat saat membacanya.
Bab Populer