Sentuhan Berondong Sewaanku
“Seminggu yang lalu, gue sewa cowok panggilan emang alasan utamanya buat bisa hamil. Tapi, gue cuma ada niatan ngelakuin hal gila itu sekali, gue ga ada niat sama sekali buat lanjut hal gila itu, karena gue ga mau terus berperilaku layaknya cewek gampangan, yang terus-menerus tidur sama cowok yang bukan pasangan.”
Amel mengusap wajahnya dengan kasar. “Tapi Aina, lo juga harus pikir pake logika, tentang berapa persen kemungkinan seorang wanita hamil dengan hanya berhubungan sekali apalagi di umurnya yang udah 30-an.”
Jantung Aina berdetak dengan cepat. Ia yang memang baru berpikiran ke arah sana, hanya bisa menundukkan kepalanya dalam-dalam.