Untuk Apa Lagi Mencinta
Melihat aku pegang tas dan kantung putih, dia bertanya,
"Barusan aku lihat kamu pegang kotak warna merah muda, itu apa?"
"Kamu salah lihat."
Kusisir rambut ke belakang telinga, berpikir bagaimana caranya menolak urusan surat nikah.
Belum sempat aku berpikir dengan jelas, terganggu oleh telepon.
Teriakan Wulan terdengar dari ponsel Arif:
"Paman, sepertinya ada yang mengikutiku di luar!"
Arif tiba-tiba siaga, "Wulan jangan takut, kamu di mana, Paman datang sekarang."