Sang pemilik Hati
“Huh, ternyata kutukan aku tak hanya membuat mereka menderita. Tapi Allah juga menghukum aku karena menjadi hamba yang pendendam. Ya Allah, maafkanlah setiap ucapanku yang pernah menyakiti hati orang lain.”
Jika tentu apakah ia masih benci dengan mereka, jawabannya saja iya. Tapi sekarang ia mulai menyadari dendam tidak hanya merusak diri orang lain tapi juga merusak diri sendiri. Tak ada salahnya cinta, tak ada salahnya takdir. Tapi yang salah hati manusia lah yang hitam karena dibutakan akan dendam. Mencintai sesuatu yang belum tentu menjadi milik kita, maka pada akhirnya hanya akan menorehkan luka. Karena Allah melarangnya untuk mengunjungi seseorang yang belum halal, mencintai saja yang
Hot Chapters