Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku

Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku

Tidak sulit bagi Arsen untuk menyingkirkan orang-orang yang telah mengusik Yerin. Bukan hanya mengusik tapi mengganggu bagaikan kotoran. Supaya tidak ikut kotor, Arsen segera menyingkirkannya. “Aku Arsen,” ucap Arsen. “Pemimpin Skyline.” “Woaah!” terdengar kagum. “Benarkah anda tuan Arsen yang itu?” “Benar.” Arsen mengangguk. “Aku tidak akan berbasa-basi. Aku ingin kau memindahkan satu pegawaimu ke cabang yang paling jauh dan terpencil.”
9.6297.0K viewsCompletedAdded to Library 9.5K Times as arsène persona
Read
+Library
Stupid Love With Crazy Bad Boy

Stupid Love With Crazy Bad Boy

Namun, tidak dengan Dhilla yang sama sekali tidak merespon senyum laki-laki tampan itu. Laki-laki itu memperkenalkan dirinya bernama Arseno. Secara fisik, Arseno memang tampan. Bahka perempuan manapun pasti akan terpesona melihat laki-laki itu. Tapi, berbeda dengan Dhilla yang merasa ingin gumoh saat melihat Arsono tebar pesona padanya. Bagi Dhilla masih Abimanyu seorang, yang tampan dan penuh pesona tanpa tebar pesona sebelumnya. Memasuki mobil Fortuner berwarna putih, tanpa berbicara Dhilla mengikuti Arseno yang mengendarai mobilnya meninggalkan motel.
9.548.9K viewsOngoingAdded to Library 1.9K Times as arsène persona
Read
+Library
Persona

Persona

"Aku..." ***
106.5K viewsCompletedAdded to Library 130 Times as arsène persona
Read
+Library
SEXY PARIS

SEXY PARIS

Pria itu sedang duduk di sofa, tatapan matanya tampak terfokus ke layar ponsel di telapak tangannya. "Sayang, kau kembali?" sapa Paris. Arsen mendongakkan kepalanya, mental Paris yang mengenakan gaun rumahan, wajahnya polos tanpa polesan make up tetapi tidak mengurangi kecantikannya, rambutnya tampak setengah basah membuat ia tampak begitu segar dan mata Arsen tampak berkilat menatap Paris penuh damba.
9.32.0K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as arsène persona
Read
+Library
Aroma Manis

Aroma Manis

Namun, Naori selalu menangis dalam gendongannya padahal gadis itu belum melihat atau pun mengetahui Aralt, seolah ia adalah monster, dan sampai sekarang itu terus berlaku sehingga Aralt sangat gemas dengan anak kecil itu. "Naori, jangan menunduk, lihatlah adikku," ucap Fredo. Naori pun menatap adik Fredo yang bernama Xavier Canavaro, lagi-lagi seorang pria yang tampan, dengan mata coklat yang jernih, Naori sangat suka dengan warna tersebut. "Wah, lucu sekali," ucap Naori kegirangan, Fredo pun sama. Tiba-tiba, Aralt menyahut, "Hm, bagaimana dengan Paman, Naori? Pasti menggemaskan bukan? Seperti Xavier."
109.4K viewsCompletedAdded to Library 281 Times as arsène persona
Read
+Library
ARJUNA

ARJUNA

Julia dengan gampang bilang iya. Kata Kak Lino, diantara anak-anak Papi dan Mama, Arjuna memang yang paling ganteng setelah Kak Lino tentu saja dari versinya Kak Lino. Katanya pesona Arjuna itu ada di bagian mata dan bibir. Dibawah mata kiri Arjuna ada mole kecil yang manis banget versi Mama. Kemudian bagian bibir begitu cipokable kalo kata Raina dan Saka. Makanya harus dimanfaatkan.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as arsène persona
Read
+Library
Ajari Aku Ciuman, Mas CEO

Ajari Aku Ciuman, Mas CEO

Kali ini bukan dari tim, bukan dari investor, melainkan sebuah nama yang sudah lama tidak ia lihat di layar: Papa. Arsen menatap layar itu lama. Jari telunjuknya sempat ragu, sebelum akhirnya ia menggeser tombol hijau. “Arsen.” Suara berat itu terdengar di seberang, ada nada cemas yang berusaha disembunyikan. “Kamu pasti sudah dengar tentang perusahaan. Papa ingin kita bicara-” Arsen langsung memotong, suaranya dingin.
1021.1K viewsCompletedAdded to Library 633 Times as arsène persona
Read
+Library
Wanita Penakluk Direktur Muda

Wanita Penakluk Direktur Muda

Namun di kesempatan ini mereka punya satu hal yang sama untuk di bicarakan sehingga tanpa sadar mereka punya pembicaraan yang nyambung. “Kurasa aku tidak pernah melihatmu sekaget ini, Arsene,” ujar Arnav lagi setelah derai tawa diantara mereka berdua terhenti seketika. “Demi Tuhan Arnav! Aku tahu bahwa perempuan itu tidak kenal takut. Tapi aku sama sekali tidak pernah berpikir bahwa dia akan muncul di kantor sambil menodongkan pisau lipat untuk mengancammu. Ya ampun! Itu benar-benar tidak terduga. Haruskah kau membuat film yang terinsipirasi dari kisah cintamu?” Arsene menyugar rambutnya yang gondrong sekaligus berantakan ke belekang. Dia dan Arnav memang punya gaya yang bertolak belakang. J
615.9K viewsCompletedAdded to Library 398 Times as arsène persona
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status