Jodoh Dadakan Dirgantara
jawab Dirgantara dan mulai sarapan.
Setelah selesai, Dirgantara berpamitan pada sang istri untuk pergi bekerja. Sebelum berangkat, Dirgantara mencium hangat kening Alina dan pergi. "Hah, apakah memang begini rasanya, menjadi istri seorang abdi negara. Harus siap dan ikhlas jika sewaktu-waktu dibutuhkan." gumam wanita cantik itu sambil mengusap perutnya yang masih rata. Sementara orang tua Dirgantara dan Alina sudah tahu tentang kehamilan Alina. Mereka bersorak bahagia dan akan melakukan syukuran. Namun sayang, acara syukuran yang akan digelar di kediaman orang tua Alina, tidak akan dihadiri oleh Dirgantara, karena nanti malam sang letnan akan berangkat mengemban tugas bersama komandan dan pa
Hot Chapters