Payung Merah
Tika menjawab santai.
"Iya, sih, kalau begitu, kamu traktir aku ya."
"Tentu saja, aku nggak pernah ikar janji."
"Nice, aku nggak perlu keluar uang pagi ini," kata Reino gembira.
Alih-alih menanggapi, Tika justru terpaku melihat salah satu penumpang kereta yang membawa payung merah. Saat melihat payung itu, Tika kembali teringat akan Axel serta semua tragedi yang menyertainya. Padahal, payung yang dibawa oleh penumpang itu modelnya sangat berbeda dengan payung merah miliknya.
Hot Chapters