Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hestia

Hestia

Tidak ada apa pun yang bisa dianggap menggoda. "Arte biasa aja." "Iya." "Bahkan terlalu formal." "Iya." Patra semakin bingung. "Lalu kenapa disimpan?" Cassandra tersenyum tipis. "Karena aku manusia." Patra terdiam. "Aku percaya sama Arte." Cassandra menunjuk layar ponselnya. "Tapi kepercayaan itu bukan berarti otak langsung mati." Suara Artemis yang sedang menjelaskan pecahan kepada Archie terdengar dari meja makan.
10938 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai arti in the end promises are just words
Baca
+Pustaka
Our Promise

Our Promise

Air matanya terlalu berharga jika harus dikeluarkan demi pemuda pengkhianat seperti Juna. Juna sekelebat melihat Rizka yang masih memegang sebelah lengannya. Pandangannya beralih lagi ke arah Nana. "A-aku bisa menjelaskannya." Nana menarik sudut kanan bibirnya. Jika ini adalah Kenkyo yang labil seperti dulu mungkin ia akan berteriak sambil memaki, "AKU INGIN PUTUS SAAT INI JUGA, ARJUNA! PENGKHIANAT!"
8.92.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai arti in the end promises are just words
Baca
+Pustaka
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

Test Pack ART-ku (59) #Testpack_Inem #Testpack -Karin Pingsan- “Saya pikir kamu sudah benar-benar move on dari Karin, ternyata kalian masih sering berdua-dua’an di dalam rumah begini, ya. Duduk mesra seperti layaknya seorang suami istri, apa-apa’an ini namanya? Sudahlah Mas, sudah jelas semuanya. Sudahlah kita putus!”
9.379.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai arti in the end promises are just words
Baca
+Pustaka
ARTUR

ARTUR

tanya jenderal Banin. "itu yang jadi masalah besar jemderal penawar dari racun itu tidak pernah di ketahui" jawab tabib itu. >> Di depan kamar tuan Arfen Artur menunggu gurunya pulang Artur marah karena dia harus berlatih sendiri tanpa gurunya. "hei Artur kenapa kau disini? " tamya guru Jeje "aku menunggu guru Arfen dia harus menjelaskan kenapa dia pergi tanpa mengatakan sesuatu padahal aku sudah menunggunya lama"
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai arti in the end promises are just words
Baca
+Pustaka
The Endless Love

The Endless Love

“Lo cuman dimanfaatin sama Arash supaya dia bisa dengan mudah balas dendam sama gue. Dia suruh lo nguras harta gue, itu cuman sebuah pengalihan agar lo percaya sama dia. Agar lo gak curiga sama rencana dia sebenarnya untuk menghancurkan gue. Lo gak ada apa-apanya di mata Arash selain bonekanya.” “Bohong! Gue gak percaya sama semua karangan murahan lo, Ta! Arash cinta sama gue dan dia enggak memanfaatkan gue buat kepentingannya!” Delta menaikkan kedua bahunya tidak peduli. “Whatever. Percaya atau enggak, itu bukan urusan gue. Gue cuman ngasih tahu, enggak lebih.”
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai arti in the end promises are just words
Baca
+Pustaka
Till The End Of The World

Till The End Of The World

Hush you can find your starts Someday in your dream Yes I know it's not so easy Yeah but don't you ever let go I know it's all or nothing But we'll make it all right Oh so live your life Shining like a star And I'll be your moonlight Drettt... Ponselnya kembali bergetar, membuatnya dengan cepat membaca pesan yang Myungsuk kirimkan beberapa detik yang lalu. From: Myungsuk-Oppa Buka kotak itu dan pakai apa yang ada di dalamnya.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai arti in the end promises are just words
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA ARTHUR: TUAN FIKSI YANG TERLALU TEROBSESI

KEMBALINYA ARTHUR: TUAN FIKSI YANG TERLALU TEROBSESI

Ketenangan yang ia tampilkan beberapa menit lalu saat menyeduh kopi meluruh tanpa sisa, mengelupas topeng kedamaian dan menyingkap kembali sosok predator yang selama ini tertidur di dalam dirinya. "Mereka tidak menggunakan sistem digital untuk menemukan tempat ini," ujar Arthur, suaranya begitu rendah dan dalam, hampir menyerupai geraman yang tertahan di tenggorokan. "Orang-orang yang menulis pesan ini adalah alasan kenapa Arsitek sendiri selalu ketakutan setiap kali mendengar kata 'Konsorsium'." Arthur meraih foto Polaroid itu menggunakan ujung jarinya, membaliknya pelan, lalu meremasnya hingga hancur di dalam genggaman tangannya.
10266 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai arti in the end promises are just words
Baca
+Pustaka
The Gray Silhouette of Love

The Gray Silhouette of Love

"You know what? Semua yang perlu kau lakukan hanya menerima ini semua, jika inilah akhir dari kisah kalian. This is the end, and... mulailah dengan lembaran baru dengan orang baru. Dan kau akan merasa lebih baik. Trust me, broh!" "Ya kau benar, mungkin ini gambaran dari babak akhir kisah cinta ini. Tapi ini belum berakhir sepenuhnya, sob. Aku hanya tidak menduga jika akan melihat akhir yang setragis ini. Seperti yang kau tahu bukan, hubunganku dengan Ara tidak sedang dalam masalah. Kita baik-baik saja..." "Tapi kini bermasalah, dude!" potongnya
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 419 kali sebagai arti in the end promises are just words
Tampilkan Ulasan (4)
Baca
+Pustaka
Wika Cahaya
Bagi para reader "d-grey sillhouette of love" karena bab awal unlock yg terlalu panjang hingga babnya jd malah, bisa langsung loncat ke bab 35... yang chapternya sudah lebih pendek. Thank for your support guys! Bless you all.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

“Iya, dia sudah tahu. Sebentar lagi misiku berakhir. Setelah aku menyerahkan arloji ini, aku akan pulang.” Tiba-tiba Arief mendekat ke Kayla lalu memeluknya. Entah pelukan apa yang dia maksudkan sekarang ini. Rasanya memang tak masuk diakal bahwa Kayla seorang gadis dari masa depan, tetapi inilah yang terjadi. Dia memang dari masa depan. Suka atau tidak semuanya harus kembali ke tempatnya. “Apakah aku akan bertemu lagi denganmu?” tanya Arief.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai arti in the end promises are just words
Baca
+Pustaka
ARTI SEBUAH PERBEDAAN

ARTI SEBUAH PERBEDAAN

ARTI SEBUAH PERBEDAAN. CERITA ANDI. ( 2 ) Apakah benar Kartika Lee dan Takumi Zhang tidak berjodoh. Setelah kepergian Kartika Lee yang penuh dengan kejutan itu, kakek Zhang Ti Wu melihat cek yang diberikan untuknya itu dan dengan kaget yang kesekian kali dia melihat angka itu yang tidak berwujud angka tapi huruf yang mengejutkan “harta yang tak terhingga” dan saat itu, tidak tahu kenapa, hatinya sakit, tapi dengan arogannya dia melihat Jenny Wu dan berkata…
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai arti in the end promises are just words
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
Masandra
hallo para pembaca saya, terima kasih ya. hayo kasih masukan. Apakah ada yang senang jika saya perkenalkan Robert Zhang sama dengan Kartika lee? tapi ya, masih harus berjuang keras Robert untuk menaklukkan Kartika yang cuek itu.
repetition
Ceritanya bagus, kak. Kalo berkenan, bisa mampir ke ceritaku, ya. Judulnya "Anak-Istri Kalah dengan Teman Suami." Kisah ini menceritakan sosok perempuan tangguh yang berjuang untuk mempertahankan keluarganya. Terinspirasi dari kisah nyata, terima kasih ...️
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Menyoroti frasa 'in the end promises are just words', ada banyak nuansa yang bisa kita eksplorasi. Dalam pandangan saya, ini mengingatkan kita pada realitas hidup yang cukup keras: janji yang diucapkan bisa terasa manis saat itu, tetapi tanpa tindakan, mereka hanya akan menjadi kata-kata kosong. Saya ingat zaman sekolah, ketika teman-teman sering berjanji untuk selalu berada di sisi kita, tapi ketika ada kesulitan, mereka menghilang. Itu menyakitkan, dan itu membuat saya merenungkan betapa pentingnya konsistensi antara ucapan dan tindakan. Kita semua pernah mengalami janji yang tidak ditepati, dan itu bisa mengubah cara kita memandang hubungan, baik itu persahabatan maupun cinta. Janji yang tidak ditepati bisa membuat kita merasa ditinggalkan, bahkan dalam momen ketika kita sangat membutuhkannya.

Dari perspektif yang lebih filosofi, kata-kata memang bisa menipu, dan itu adalah bagian dari kemanusiaan. Saya sering berdebat dengan teman-teman tentang apakah janji itu alat komunikasi yang efektif atau hanya ilusi. Beberapa berpendapat bahwa janji membuat kita merasa terikat, tetapi filsuf mungkin berargumen bahwa esensi dari janji itu sendiri hanya ada dalam konteks kepercayaan dan harapan. Tanpa ada tindakan nyata yang mengikuti, janji hanya akan menjadi ungkapan yang tidak membawa makna. Ini membawa saya untuk berpikir tentang hubungan saya dengan orang-orang dalam hidup saya; apakah saya hanya mengucapkan kata-kata untuk menyenangkan mereka, atau apakah saya berkomitmen untuk melakukan apa yang saya katakan?

Namun, di sisi lain, ada anggapan bahwa harapan dan keinginan adalah bagian penting dari hidup kita. Ketika kita berjanji, kita menawarkan orang lain sesuatu untuk dipegang, memberikan rasa harapan dalam situasi sulit. Tokoh dalam beberapa anime yang saya tonton sering kali terjebak dalam siklus ini, mengucapkan janji-janji yang berat tetapi tidak selalu bisa memenuhinya. Ini menunjukkan konflik internal mereka, di mana mereka ingin membuktikan bahwa mereka bisa menepati janji, tetapi terbentur oleh keadaan. Dalam konteks ini, janji bisa menjadi sesuatu yang lebih dari sekadar kata-kata; mereka menjadi simbol harapan, aspirasi, dan upaya untuk menciptakan masa depan yang lebih baik. Jadi, ya, pada akhirnya, makna mendalam dari frasa ini adalah pengingat bahwa, dalam konteks apa pun, tindakan selalu lebih berbobot daripada sekadar kata-kata.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status