Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

ujar Pandan Arum, “aku percaya pada ucapanmu. Sampai bertemu lagi, Antaguna.” Antaguna menggerakkan tangan kanannya sedemikian rupa dengan badan sedikit membungkuk. “Silakan,” ujarnya. “Sampai jumpa lagi, Uni Arum.” Setelah itu, Pandan Arum meninggalkan Antaguna alias Tarigan. Begitu juga dengan dua pengawalnya yang menatap tajam pada pria yang lebih tinggi daripada mereka berdua. Antaguna menatap Pandan Arum dan kedua pengawalnya menjauh, berbelok di ujung teras, lalu menuju ke arah pintu masuk dan keluar satu-satunya di sisi selatan kawasan tersebut.
1074.6K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as arti intan payung
Read
+Library
Istri Bayangan Tuan Arogan

Istri Bayangan Tuan Arogan

tanya Reza sambil menunjuk ke arah Rania dan Aidan. "Kayaknya gue kenal laki-laki yang pegang payung deh. Mirip kayak Aidan anak Pak Bima, pewaris Bima Grup," ujar pria di sampingnya, memperhatikan dari kejauhan. “Masa?” tanya Reza setengah tidak percaya. "Iya, gue pernah ketemu dia di acara bisnis. Dia mewakili kakeknya. Masih muda, tapi namanya udah dikenal di dunia properti."
1.3K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as arti intan payung
Read
+Library
ARTUR

ARTUR

"kamu siapa nak dan dari mana kau berasal?" "Aku Artur aku berasal dari Indonesia" kataku sekuat tenaga karena tubuhku masih lemas. Orang-orang disana saling memandang karena mereka baru mendengar kata Indonesia, tapi pria yang bertanya padaku hanya diam dan menatap tajam ke arahku. "Tuan Arfan apa kau tau sesuatu tentang Indonesia" salah seorang dari kerumunan itu bertanya pada pria tua itu. "Dia akan ku bawa ke tempatku kalian kembalilah ke pekerjaan kalian"
102.5K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as arti intan payung
Read
+Library
MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

Ia adalah Aris, tangan kanan baru Bramantyo Subroto yang dikirim langsung dari Jakarta. ​"Nyonya Kinan," Aris menyapa dengan senyum yang dipaksakan, tangannya memegang sebuah koper kecil berbahan kulit. "Tuan Besar meminta saya menyampaikan salam. Beliau bilang, udara pantai tidak baik untuk kesehatan Tuan Aditya yang sedang... kurang beruntung." ​"Simpan salamnya untuk nisan Maria," potong Kinan dingin. "Langsung saja ke intinya. Kenapa anjing penjaga sepertimu harus mengotori sepatunya di tanah ini?"
1.3K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as arti intan payung
Read
+Library
Hadiah: Bosku, Partner Rahasiaku.

Hadiah: Bosku, Partner Rahasiaku.

tanya Artha seraya menyandarkan punggungnya di kursi kerja. "Quotation dari PT Intan lagi-lagi ditolak!" gerutu Amerta, kejengkelannya membumbung tinggi. "Oh, ya? Berarti ini hampir semua quotation itu ditolak PT Kalandra?" tanya Artha memastikan.
926 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as arti intan payung
Read
+Library
Istri Pengganti Untuk Calon Iparku

Istri Pengganti Untuk Calon Iparku

Ujar wanita penjaga kasir menujuk pada Pelangi yang tengah merapihkan belanjaannya. "Ya, sudah." Ucap Langit meninggalkan Pelangi yang hanya menghela napasnya melihat sikap Langit yang begitu dingin. *** Mobil memasuki halaman rumah mewah milik keluarga Wiratama, meski telah menjadi istri Langit hatinya begitu berdebar. Sejak awal Intan adalah wanita yang diinginkan oleh keluarga Attagy Wiratama tetapi melihat sambutan hangat terlihat saat Pelangi keluar dari mobil tanpa menunggu Langit yang membukakan pintu untuknya.
1017.8K viewsCompletedAdded to Library 693 Times as arti intan payung
Show Reviews (7)
Read
+Library
Rafli123
Hai, ini adalah buku k'6 aku. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian, 5 komen pertama akan mendapatkan kejutan. Selain itu, yuu! Kalian pilih dan dukung. Apakah Pelangi bersama dengan Langit? Atau Pelangi bersama dengan Rizky?
MOON
ide ceritanya bagus, tapi kok banyak sekali miss informasi. kalopun ini sekedar fiksi, plis donk jangan bikin hukum islam asal2an seenak jidat. gak usah sok2an nulis background islami kalo kamu emang gak tau
Read All Reviews
Hasrat Bukan Menantu Idaman

Hasrat Bukan Menantu Idaman

Bahkan cap dan meterai pun sudah dipersiapkan hanya tanda tangan basah dari kedua orang di depannya saja yang belum ada. “Oke Bapak-bapak, sebutkan saja, apakah saya harus menyiapkan bonus tambahan menginap di hotel bersama artis tiktok atau selegram yang sedang naik dahan, ranting dan daun?” ucap Bu Intan sedikit bercanda untuk mencairkan suasana.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as arti intan payung
Read
+Library
Mak comblang with the boss

Mak comblang with the boss

Oh, Reva mual dan rasanya ingin muntah saat ini juga. "Tapi, jika kamu tetap tak mengizinkan saya untuk menginap di rumah kamu juga tidak apa-apa. Saya akan tidur di dalam mobil saja sampai kita kembali ke kota." ucap Artan lebih mendramatisir dan nyaris membuat Reva pingsan. Pingsan karena takjub pada akting Artan yang totalitas, Artan memang paling jago membuat Reva semakin tersudut. "Permisi," Artan bangkit berdiri dari duduknya setelah berpamitan pada orang tua Reva. Artan melangkah berjalan pelan keluar menuju mobilnya.
811.8K viewsCompletedAdded to Library 331 Times as arti intan payung
Read
+Library
Derita Istri yang Difitnah Mandul

Derita Istri yang Difitnah Mandul

Ketika sang ART kembali dengan sebuah nampan berisi dua cangkir minuman dan sepiring makanan, mereka berhenti berdiskusi seketika. "Silakan diminum teh hangatnya, Pak, Bu," suruh sang ART sambil meletakkan kedua cangkir itu di atas meja, beserta sepiring berisi kue lapis. Intan tersenyum dan mengucapkan terima kasih. Lalu mencicipi minuman itu sedikit. Saat meletakkan kembali cangkir itu di atas meja, Intan melempar pandang pada suasana di ruang tamu itu, seakan masih mengagumi rumah itu.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as arti intan payung
Read
+Library
Bawa Anak Lelakimu Pulang, Bu.

Bawa Anak Lelakimu Pulang, Bu.

"Apa kau gila harga benda itu di atas seratus juta, kau jual dengan harga tiga puluh juta, bisa mati jantungan ibu mertuaku." Mendengar ucapan Intan kedua wanita itu terpekik, lalu merebut dua tas dari tangan mas Bayu. Tapi segera aku rebut kembali karena belum ada uang yang mereka berikan. "Bayar lunas baru terima tas dan sertifikatnya. Hanya hari ini dengan tiga puluh juta, mendapat barang seharga ratusan juta kapan lagi ada penawaran seperti ini?"
1063.8K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as arti intan payung
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status