Oleh-oleh Perjalanan Dinas Suamiku
sahutku
"Pilihlah yang terbaik di antara yang terbaik, Nirmala. Gaun itu akan kamu pakai di hari istimewa kita. Kamu harus tampil memukau saat hari itu tiba."
Mendengar ucapan Pak Brahma, wajah ini seketika terasa panas. Kedua pipiku merona tanpa bisa kucegah. Terlebih, ketika lelaki itu tersenyum. Entah kenapa, senyuman itu terlihat seperti sedang menggoda.
***
"Nirmala, tunggu!" seruan suara di belakang membuatku menoleh.
Tampak Mas Raka sedang berlari melintasi halaman parkir. Menuju ke arahku yang baru saja hendak masuk ke dalam mobil.