Harem milik Suamiku
Pokoknya sebelum panas hatinya mendingin, Marigold tidak akan berhenti berlatih.
"Tidak. Aku tidak mau minggir," sungut Nina keras kepala. "Semua kayu itu dibeli pakai uang. Kas di dojo sudah menipis, tidak ada duit buat beli kayu lagi," imbuhnya mencoba untuk memenangkan Marigold dengan kondisi keuangan Dojo, karena biasanya Marigold akan luluh dan tidak kalap lagi.
Dengan jengkel, Marigold mengibaskan tangannya. "Aku akan ganti semua kayu itu. Uang sakuku sanggup membeli satu hutan penuh kayu untukmu."