ISTRI SIRI TENTARA ALIM
Aku juga ingin dicintai, dihargai.
"Kamu pantas untuk itu." Arhand mencondongkan tubuhnya sedikit, menatap Agna dengan mata yang penuh keyakinan. "Dan kalau Alzam nggak bisa memberimu itu, aku akan selalu ada untukmu."
Tangan Arhand perlahan menyentuh tangan Agna yang tergeletak di atas meja. Agna terkejut, tapi tidak menarik tangannya. Sebaliknya, ia merasakan sesuatu yang selama ini hilang—kehangatan, perhatian, dan kenyamanan.