My Love Blows
Aku sendiri sebagai teman sebangkunya tidak pernah tau apa nama merek yang ia gunakan, dan aku juga tidak pernah tau apa kegunanaanya setiap masih-masingnya, yang kutahu hanyalah pensil alis itu.
“Elo bego, sih!” ketusnya, tiba-tiba dia mengumpatku, “Udah dari kemarin gue yakinin, lo-nya gak percaya. Ya kalik orang kayak Kak Xavier mau ngejar-ngejar cinta, lo! Secara dia tu artis, lo malah nyia-nyiain!” sepertinya dia cukup puas mengutarakannya barusan, terlihat tawa iblis terukir jelas di bibirnya. Dasar teman gak ada akhlak!
Hot Chapters