Prince Of Love
“Aku pengin selalu bisa mencium kamu, Cia. Memelukmu dengan erat, menikmati banyak waktu denganmu, menyayangimu dan mencintaimu dengan setulus hatiku, dan memiliki cintamu hanya untukku. Maukah kamu?”
Tubuh Cia menegang kaku, dia jadi sulit bernafas karenanya, bahkan ketika Aka kembali merengkuhnya dalam pelukan dia belum sepenuhnya sadar.
“Aku cinta kamu, Cia. Sama sekali nggak mau kehilangan kamu, maafkan caraku tadi, ya? Dan, maukah kamu benar-benar menjadi seorang princess di hatiku?” Entah kenapa mendengar kata princess pada hari ini, Cia sangat senang tidak seperti biasanya.
Sikat na Kabanata