Suami Warisan
Rengganis mendongak memandang lelaki yang tinggi besar itu, “Dari kemarin kamu ngomongin Tante Nirmala terus. Kalau kamu belum move on dari beliau, kenapa bilang kalau kamu adalah suamiku? Lagian ya, Mas… eh, Kang… eh…”
“Nama saya Narendra dari Pajajaran, Nyai.” Lelaki itu memandang Rengganis sambil menahan senyumnya.
“Ah, ya…. Narendra.” ulang Rengganis, “Naren-dra.” Nama itu meluncur di lidahnya, menggema dalam relung hatinya.
Ah, apaan, sih! Jangan baper! Rengganis mengenyahkan perasaan yang diam-diam mulai memenuhi dadanya.