Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jebakan Manis Sang Miliarder

Jebakan Manis Sang Miliarder

“Sudah terlambat untuk masuk ke kantor. Izin saja dan temani aku.” “Kau tidak bekerja?” Artur menggeleng dan semakin mengeratkan dekapannya pada tubuh Katarina dengan wajah pria itu yang berada diceruk leher Katarina. “Aku ingin menghabiskan waktu denganmu hari ini,” bisik pria itu lalu mengigit kecil daun telinga Katarina yang membuat gelenyar aneh pada tubuh Katarina. Katarina mendorong wajah Artur sedikit. “Kau lupa semalam sudah menghabisiku? Jangan membuat ulah lagi karena aku lelah.”
107.2K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as arti wasted time
Read
+Library
PERAWAT CINTA

PERAWAT CINTA

kata ibu Artika pula. Tapi Artika sangat malas membahas hal itu dengan ibunya. "Biarkan waktu yang mengaturnya bu, semuanya akan selesai dengan sendirinya," sahut Artika. "Saya disini selama 3 tahun dan ketika pulang semuanya pasti sudah selesai" "Tapi kamu belum bercerai, baiknya sebelum kesini sudah selesai" ibunya masih tidak puas. "Aku sangat benci sampai tidak terpikirkan. Memikirkannya saja membuat aku sesak."
103.2K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as arti wasted time
Read
+Library
Putaran Waktu Wanita Arogan

Putaran Waktu Wanita Arogan

Anak itu tertawa, berlari, dan bercerita tanpa ragu, seolah dunia adalah tempat yang aman baginya. "Apa benar itu aku?" gumam Carina lirih. Carina hampir tidak mengenali dirinya sendiri. Waktu terus bergerak. Saat Devian berusia lima tahun, seorang pria mulai mendekati mereka. Pria itu tampak baik, dan perlahan menjadi bagian dari kehidupan kecil mereka. Namun suatu hari, Devian menghampiri ibunya dengan mata berkaca-kaca.
187 viewsOngoingAdded to Library 4 Times as arti wasted time
Read
+Library
Kisah di Balik Waktu

Kisah di Balik Waktu

"Aku rasa sedikit lagi, Tristan akan mencampakkan wanita buruk rupa itu dengan wanita yang lebih tajir!" Arthur berusaha keras menggelengkan kepalanya. Namun, hasilnya nihil. Dia justru merasakan sakit pada bagian lehernya, ketika memaksa untuk memutar kepalanya. Jam telah menunjukkan pukul 20.00 WITA. Keluarga Ezhar dan Helena telah menunggu kedatangan Atlas Bahera. "Maaf, terlambat," ujar Atlas menunduk hormat. "Tidak apa-apa. Ku harap, kau membawa kabar baik," ujar Helena sambil mempersilakan Atlas untuk duduk.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as arti wasted time
Read
+Library
Seandainya Waktu Bisa Kembali

Seandainya Waktu Bisa Kembali

“Laura, maukah kau menjadi istriku?” Dari suka menjadi cinta, dari cinta menjadi benci, hanya butuh lima tahun. Rasanya terlalu cepat. Tiba-tiba Andrew berdiri, menggigit ujung jarinya, dan menulis di batu nisanku. [Makam Pasangan Gunawan] Dengan perlahan, Andrew berbaring di dalam lubang yang digalinya sendiri, tersenyum lega. Dia mengeluarkan pisau belati dan memotong pergelangan tangannya.
50.7K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as arti wasted time
Read
+Library
Arthur&Bianca

Arthur&Bianca

jawab pelayan itu. "Terima kasih," Bianca berjalan menuju ruang kerja Arthur. Bianca melirik arloji kini masih pukul tiga sore. Tidak biasanya Arthur pulang lebih awal. Belakangan ini Arthur memang terlalu sibuk. Tapi meski suaminya itu sibuk, dia tetap meluangkan waktu untuk dirinya dan juga Justin. "Arthur," panggil Bianca pelan saat masuk ke dalam ruang kerja Arthur.
1021.5K viewsCompletedAdded to Library 581 Times as arti wasted time
Read
+Library
Sang Penguasa Arthur Gardner

Sang Penguasa Arthur Gardner

jawab Arthur. Beberapa menit kemudian, setelah mentransfer semua data yang digunakan oleh Fan Tian untuk mengembangkan teknologinya di bidang Kecerdasan Buatan, Tian dan Arthur duduk di depan layar komputer besar. "Jadi, berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk menyelesaikan penelitianmu, Tuan Fan Tian?" tanya Arthur. "Tolong, panggil saya dengan nama saya saja, Tuan Gardner," jawab Tian.
1062.4K viewsOngoingAdded to Library 2.1K Times as arti wasted time
Read
+Library
Rasa Tanpa Batas Waktu

Rasa Tanpa Batas Waktu

timpal Herga. Viola memberengut ke arah Herga. Dia sebenarnya pengen banget menerima tawaran Bu Rasti. Tapi saat melihat arloji di tangannya dan sebentar lagi ada mata kuliah penting di kelasnya, dia pun terpaksa menolak. "Maaf ya buk, bukannya aku nggak mau nerima ajakan Ibuk. Tapi... pagi ini aku ada mata kuliah yang nggak bisa aku tinggalin."
105.9K viewsOngoingAdded to Library 176 Times as arti wasted time
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status