Pesugihan Kandang Bubrah
teriak Lila dengan suara penuh kepanikan.
Arif menatap Lila untuk terakhir kalinya. Dengan senyuman yang lemah, ia berbisik, “Aku mencintaimu, Lila. Selamatkan Jatinegara. Hiduplah untukku.”
Pusaran energi itu semakin kuat, dan dalam sekejap, tubuh Arif menghilang bersama roh-roh tersebut. Cahaya lingkaran ritual padam, meninggalkan ruangan dalam kegelapan total.