Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Adik Angkat

Adik Angkat

terangnya begitu enteng. "Oh, gitu ya, kapan pak ustadz ngomong seperti itu?" Aku manggut-manggut. "Kemaren malam, pas Mbak di luar majelis, lagi nungguin aku baca hafalan, Pak ustadz bilang sama aku, kalau kita ini saudara angkat," terang Bimo. "Bimo, tapi Mbak gak menganggap kamu seperti Adik angkat, Mbak menganggap kamu, sebagai Adik kandung Mbak sendiri,"
1010.3K viewsOngoingAdded to Library 379 Times as ascends
Read
+Library
APRILISYA

APRILISYA

April baru tahu rasanya sayang seorang ibu. *** Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm;
102.8K viewsOn holdAdded to Library 103 Times as ascends
Read
+Library
Greedy

Greedy

Kalau ada Alex, Bara tidak perlu takut ketahuan. Bara berdiri dan berjalan mendekati Alex. Alex terus mundur, karena melihat Bara yang terus melangkah mendekati dirinya. Bara berdiri di belakang Alex dan berbisik, "Aku adalah pria bertopeng itu. Aku adalah orang yang selama ini melakukan semua bencana yang terjadi."
105.5K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as ascends
Read
+Library
Dia

Dia

Laki-laki itu tanpa menoleh langsung menancap gas dan meninggalkan lobby. Lea yang melihat kelakuan Argan hanya bisa mengelus dada. "Dasar bebal," gerutunya. Dengan susah payah Lea akhirnya melangkahkan kaki menuju lift yang akan mengantarkannya ke lantai tempat Ken tinggal. ••• "Tadi padahal aku udah nelfon kamu, lho. Tapi kayaknya hape kamu mati,"
102.8K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as ascends
Read
+Library
Unexpected

Unexpected

Ia berjalan mendahului Hans menuju lift yang akan mengantarkannya ke lantai tempat unit apartemennya berada. Hans tersenyum menang karena berhasil mengusik ketenangan hati Felix. Ia mengabaikan serentetan gerutuan yang keluar dari mulut sahabatnya tersebut. Dengan langkah tenang ia mengekori Felix yang berjalan di depannya menuju lift. ***
9.838.4K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as ascends
Read
+Library
Exit

Exit

Kami meneruskan langkah menuju perpustakan di seberang sana. Kalau kalian menebak kami melewati kelasku dan April atau tidak. Tentu jawaban kalian benar, jawabannya iya kami akan melewati ruang kelas yang seharusnya kami hindari. Bagaimana cara kami agar bisa terlepas atau setidaknya menghindar dari anak kelas, yang pasti mereka akan sama sedang mencari April seperti tiga siswi perempuan tadi. Aku sendiri belum memikirkannya, sedangkan April aku tidak tahu. Ia tidak mengatakannya padaku, ia lebih balas membalas sapaan orang-orang yang memberinya selamat atas show-nya tadi. Kalau dalam bidang olah suara, April memang menjuarai. Tahun lalu ia menjuarai peringkat kedua, sedangkan peringkat pert
102.8K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as ascends
Read
+Library
Choice

Choice

Beberapa murid cekikikan dengan celotehan anak itu. Maya kembali ke meja guru dan mengambil daftar absen. Dipanggilnya satu persatu murid-muridnya. Ketika sampai pada satu nama, perlu beberapa detik untuk tahu siapa pemilik nama itu. Rayendra Krisna. Perlahan tangan anak menyebalkan itu terangkat ke atas. Maya melanjutkan memanggil yang lainnya. “Ibu rasa cukup perkenalannya. Kita mulai pelajaran bahasa inggris hari ini dengan tema conjunction. Siapa yang bisa sebutkan jenis-jenis conjunction, ibu kasih poin 5.”
102.5K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as ascends
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Ditemani mahkota lucu yang berbentuk aster ungu di tengah dan dipenuhi dedaunan kecil di pinggir. Kalau tak salah ingat, salah satu mantan Baskara ada yang sangat menyukai bunga aster, katanya identik dengan teman semasa kecilnya yang berpulang lebih awal. Iya ... sepertinya dia adalah Dania. Segala perabotan sekolahnya pun selalu ada gambar bunga aster menyelip entah kecil atau besar, di stabilonya sekalipun.
7.53.0K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as ascends
Read
+Library
Castle

Castle

Jadi memang berada di atasku sekarang, aku cukup menaiki tangga yang menuju ke kamarku. Aku berhenti di pertengahan ketika Williams sedang berada di ujung tangga dengan badan bersandar ke dinding. Dia menyilangkan tangannya di dadanya, dan menatap ke arahku. Aku merasa bahwa dia sedang menatapku rendah, karena posisi dia lebih tinggi daripadaku. Dia memang bangsawan dan pantas saja dia bertingkah seperti itu. Menyebalkan. Dengan buru-buru aku menaiki tangga, agar tidak di pandang rendah, dan melewatinya begitu saja.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as ascends
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status