Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pembalasan sang Istri Tertindas

Pembalasan sang Istri Tertindas

Asisten itu pun berkata, "Baiklah, besok aku akan tambah dosisnya." "Baguslah kalau begitu," kata Verica, lalu langsung menutup teleponnya. Begitu telepon ditutup, ponsel asisten itu langsung terjatuh ke lantai karena dia benar-benar tidak tahan dengan tekanan psikologis seperti ini. "Aku nggak berani lagi. Aku benar-benar nggak berani lagi. Tolong lepaskan aku."
9.4935.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28.1K kali sebagai asisten tsunade
Tampilkan Ulasan (192)
Baca
+Pustaka
namanya
serius ini ga ada lanjutannya? mba penerjemah.. tolong lanjutin lagi ya updatenya kalau ada.. sapa tau penulis aslinya trus hidup lagi gitu... kalau menurutku novel ini masih ter the best deh di GN ini. jadi sayang kalau berhenti ditengah jalan gini... tinggal dikit kayanya... plis lanjut lagi yuk..
Jesi Sanctuary
Kak Danira, ini bener-bener plotwist, lovee banget! Izin promosi yaa kak hihi buku-ku; "Pernikahan Dadakan dengan Mantan" Yuk ketemu dengan Rajendra dan Karuna—dua mantan dengan masa lalu yang belum benar-benar selesai! Thank you so much, Kak! Sukses selaluu<3
Baca Semua Ulasan
Istri Yang Tersakiti

Istri Yang Tersakiti

Mata asisten rumah tangga itu membulat, seperti terhipnotis dirinya hanya mematung dan untuk mengucap satu kata pun bibirnya terasa kelu. "Bibi kenapa?" ujar Bram sambil melambaikan tangan tepat di depan wajah asisten rumah tangganya. "Tu-tuan Bram?" katanya dengan nada terbata. "Iya, ini saya, Bram. Bibi kenapa, sih? Seperti melihat setan saja," ujar Bram yang merasa heran ketika melihat asistennya. "Bu-bukannya Tu-Tuan Bram Kecela-kaan?" kata yang semakin terbata terucap dari bibir pembantunya.
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai asisten tsunade
Baca
+Pustaka
Dia Tertidur Dalam Malam Abadi

Dia Tertidur Dalam Malam Abadi

Asisten itu buru-buru meminta maaf, punggungnya langsung basah oleh keringat dingin. Di luar dugaan, Niko tidak marah. Ia hanya mengangkat pandangan dingin, menatap asistennya melalui pantulan di kaca spion. “Jawaban itu sampai membuatmu terkejut seperti ini?” Tangan Si Asisten yang menggenggam setir sedikit bergetar. Ini bukan sekadar terkejut, ini benar-benar menjungkirbalikkan semua pemahamannya!
19.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 426 kali sebagai asisten tsunade
Baca
+Pustaka
Baby Triplets Milik Om Tampan

Baby Triplets Milik Om Tampan

Pintu kayu berwarna cokelat itu terbuka dan nampaklah dua laki-laki berwajah mirip, yang satu berpakaian super praktis, dan yang satu berpakaian rapi namun berkesan santai dan keren. "Emm, siapa?" tanya Tino menoleh pada Tiano. "Misora. Asistenku," jawab Tiano melambaikan tangannya pada Sora. Gadis itu berdiri di samping Tino dan menundukkan kepalanya memberi hormat. "Senang bertemu dengan Pak Tino," ucap Sora. "Waduh... Belum juga kenalan, sudah tahu saja dengan namaku, heh?!" Tino terkekeh dan mengulurkan tangannya pada Sora.
10178.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.7K kali sebagai asisten tsunade
Baca
+Pustaka
Pesona Panas Tuan Idol

Pesona Panas Tuan Idol

Memakan waktu tiga jam lebih, Kento keluar dari ruang temu ditemani Kataoka. “Jadi ini asisten baru yang kamu ceritakan Tuan Kento?” tanya Kataoka memberi kebingungan pada Asuki. “Ya, namanya Asuki Miyazaki,” jawab Kento. Asuki melirik Kento sebelum membungkuk menyapa Kataoka. “Halo, selamat sore Kataoka Sensei.” Kataoka tersenyum membungkuk membalas sapaan Asuki. “Ucapanmu benar Tuan Kento, asistenmu memang hangat seperti matahari.”
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai asisten tsunade
Baca
+Pustaka
Akibat Satu Malam dengan Tuan Muda

Akibat Satu Malam dengan Tuan Muda

Mahesa melirik ke arah jam di pergelangan tangannya, lalu menghela napas panjang saat dia mensugesti dirinya agar bersabar menunggu lagi. Di ruangan lain, Surya dan asisten itu sedang berada di ruang kerja. Keduanya mengamati layar yang menyala dengan tatapan datar. Sosok Mahesa yang masih duduk terdapat di layar itu. "Berapa lama lagi Anda akan membuat Tuan Mahesa menunggu?" suara asisten itu kemudian terdengar. Ia tidak tahu untuk alasan apa tuan besarnya ini melakukan ini pada pria muda di bawah sana. Sebagai bawahan, dia tidak memiliki otoritas untuk ikut campur urusan bosnya sendiri dan hanya bisa melakukan pekerjaannya yang telah di perintahkan.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai asisten tsunade
Baca
+Pustaka
Usai Keputusan Cerai

Usai Keputusan Cerai

Di sini juga ada asistennya Aruna. "Ssttt, dia tuh 100 kurang 5%." Ika berbisik lirih. Membuat Ani terkekeh dan aku tersenyum getir. Aku bahagia, mempunyai sahabat yang selalu mendukungku.
9.8357.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.4K kali sebagai asisten tsunade
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Alodia Erica Christy
storyline nya best, especially watak FL yg kuat, tapi saya penasaran, watak mas bre dari mana? sbb readers mula menyebut namanya di ruang comment bermula di chapters 9. spill novel nya please, kalau mas bre dari novel lain, anyway you deserve more then 5... keep it up author. reader dari Sarawak.
Hariyasdika Fajar Pratiwi
Big Thanks utk author kesayanganku mba Lis Susan. cerbung paling favorit Rahasia Tiga Hati yg ketiga tokoh utamanya bikin gagal move on terutama mas bre. akhirnya mas bre ku dikasih kehidupan kedua di cerbung ini, setelah sekian purnama cuman jadi cameo di judul2 sebelumnya wkwk. love u sekebon mb ...
Baca Semua Ulasan
Akhirnya Kau Mencintaiku

Akhirnya Kau Mencintaiku

kata Jeno pada semua karyawan butik yang terdiri 10 wanita muda dengan satu wanita dewasa yang menjadi asisstant Aruna pada awalnya. Wajah asisstant itu rupanya kurang menyukai Rea, terlihat dari tatapannya yang tidak bersahabat. Dia seperti ular derik yang pandai menyembunyikan warna aslinya, saat semua orang memperhatikannya wajahnya pun langsung dibuat seramah tamah mungkin. "Selamat datang, Nyonya Rea. Aku adalah assistant Anda, jika Anda membutuhkan sesuatu jangan sungkan untuk meminta bantuan pada saya," ucapnya, panggil saja namanya Luna.
1047.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai asisten tsunade
Baca
+Pustaka
Bulan di Darah Awan

Bulan di Darah Awan

Berikutnya, asisten tahun ketiga memperkenalkan diri mereka. “Saya Muhammad Dekker,” ucap asisten yang dipanggil Froz, “nama asisten FrozenStar dan sering dipanggil Dekker atau Froz.” “Saya May Chillia,” ucap asisten yang dipanggil Aeon, “nama asisten Aeon_Raw dan sering dipanggil May, Memei, atau Aeon.” Dan asisten tahun ketiga lainnya memperkenalkan diri mereka. “Baiklah. Tinggal aku sama Kay ya,” komentar Pak Azhar.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai asisten tsunade
Baca
+Pustaka
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

Orang lewat yang nggak dikenal pun ditegurnya. “Oke, Ma. Karin jadi tenang, jadi Hanifa nggak harus dikasih obat atau apa yang untuk menetralisir.” “Nggak usah, dia masih terlalu kecil. Yang alami-alami saja.” “Oke, PA, makasih sarannya.” “Kamu sudah kasih Asi Ajanta dan Arjanka, Rin?” “Sudah, Ma.” “Yasudah, temui Saga. Dia ada di ruang tamu sepertinya.”
9.379.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai asisten tsunade
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status