Gairah Cinta Om Duda
Beberapa asisten rumah, termasuk kepala asisten yang sudah bekerja belasan tahun untuknya, langsung berdiri tegap melihat kedatangan Kenzo.
“Ada yang bisa saya bantu, Tuan?” tanya kepala asisten itu berhati-hati. Ia melihat Aluna yang tertidur di pelukan Kenzo, dan tidak bisa menyembunyikan keterkejutan.
“Tidak perlu,” jawab Kenzo dingin, tajam, tanpa memberi ruang untuk diskusi. Hanya dua kata, tapi cukup membuat semua orang menunduk, tidak berani bertanya lagi.
Hot Chapters