Kafan Hitam
Di beberapa tempat tampak ranting dan daun kering berserakan, terbawa angin dari ujung jalan.
Dalam hitungan menit, Mbah Atim dan Mbah Jaja tiba di sebuah tempat yang agak luas dengan bebatuan besar yang tertancap di sisi lokasi. Di atas mereka, terdapat akar tanaman dan tumbuhan yang berubah fungsi menjadi atap.
“Kita akan mulai sebentar lagi, Juned,” kata Mbah Jaja sembari duduk bersila.
“Baik, Kang.” Mbah Atim ikut melakukan gerakan serupa.
Hot Chapters