Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

Rajendra jongkok di dekat semak kecil yang berbunga putih pucat. "Ini Daun Seribu," katanya, memetik beberapa helai daun dengan hati-hati. "Baru mekar senja tadi. Di jam seperti ini, senyawa antiseptiknya paling kuat. Kalau dipetik siang, khasiatnya berkurang drastis." "Oh, ini Daun Seru, Yang Mulia," ucap Tama, mengenali nama lokalnya. "Namanya yang kamu tahu, itu, ya?" tanya Rajendra, sedikit tersenyum.
9.857.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai atap daun
Baca
+Pustaka
Pendekar Mayat Bertuah.

Pendekar Mayat Bertuah.

Dan daun Maculata adalah satu-satunya daun yang memiliki kandungan racun yang sangat super tinggi, namun begitu daun tersebut juga tidak mudah untuk didapatkan, itu karena di samping tempat tumbuhnya yang ada di dasar jurang, dia itu juga hanya akan tumbuh di awal musim penghujan saja dan umurnya pun tidak akan bertahan lama. Setelah ngobrol beberapa saat, akhirnya Darso dan Darto pun sepakat untuk naik Gunungnya besok pagi dan malam ini dia kembali bermaksud untuk mencari penginapan di pemukiman warga yang tinggal di sekitar lereng gunung.
8.8155.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai atap daun
Tampilkan Ulasan (67)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Penari Kesayangan Putra Mahkota

Penari Kesayangan Putra Mahkota

kata Dorothy lalu mereka berdua berjalan keluar untuk pulang. Sebelum sampai dipintu mata Katy menangkap pot dari bahan porselen bermotif naga. Yang menarik perhatiannya adalah tanaman yang ada didalam pot. Tumbuhan dengan tinggi tidak lebih dari setengah meter, mempunyai bentuk daun menjari, dipinggirnya bergerigi dan memiliki tulang daun menonjol. "Bukankah ini Cannabis?" tanya Katy sambil mendekat kearah pot.
1012.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai atap daun
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Racun Sang Tabib

Pembalasan Dendam Racun Sang Tabib

Di sisi lain, Bima bekerja dengan cara yang sangat berbeda. Dia tidak terburu-buru. Setiap gerakan terukur, setiap takaran tepat hingga gram terakhir. Daun Saga Telik-12 lembar. Dia mencuci daunnya dengan air bersih, lalu merobek perlahan dengan pola tertentu untuk mengaktifkan senyawa pelumpuhnya. Akar Kecombrang Hutan-20 gram. Dia mengupas kulitnya, memotong dalam bentuk irisan tipis, lalu menumbuk dengan pola melingkar searah jarum jam.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai atap daun
Baca
+Pustaka
AKU SANG ISTRI BOSS

AKU SANG ISTRI BOSS

MATAHARI berpijar sempurna, memancarkan ultraviolet yang maksimal diserap oleh tumbuhan untuk fotosintesis. Daun-daun pohon di depan rumah menari-nari dimainkan angin. Bilamana sudah kuning ia akan menggugurkan diri secara jantan. Netraku yang menerawang ke taman itu menangkap Tara yang berjalan tertatih dituntun Rendra.
9.729.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 980 kali sebagai atap daun
Baca
+Pustaka
Perjanjian Gaib Untuk Kekayaan

Perjanjian Gaib Untuk Kekayaan

“Kita lanjutkan angin di atap.” Kami naik ke atap rumah menjelang senja. Matahari oranye menggulung di balik genteng. Prawira menyalakan dupa di empat sudut, menegakkan empat bilah bambu kecil dengan pita putih. “Angin adalah pembawa kabar. Kita membuat jalurnya lurus.”
611 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai atap daun
Baca
+Pustaka
Two Side

Two Side

tanyamu seraya mengulurkan tangan. Seraya terkekeh, ia langsung memberikanmu korek api. “Ini bukan daun ubi, kan?” tanyamu seraya menyalakan ujung kertas putih itu. “Iyup, bukan daun ubi. Itu hanya dedaunan kering yang kutemukan di tengah Hutan A****n yang digiling langsung oleh alam dan difermentasi oleh hewan. Puas!” Dia tampak sedikit meninggikan nada suaranya, tetapi di saat yang bersamaan tercipta tawa di antara kalian berdua.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai atap daun
Baca
+Pustaka
Dekapan Panas Empat Suami Binatang Perkasa

Dekapan Panas Empat Suami Binatang Perkasa

Daunnya kecil, berwarna keunguan, dengan urat-urat tipis berwarna keemasan. Violet kembali ke tenda, meremas daun itu, dan menempelkannya di luka seorang prajurit. Beberapa saat kemudian, luka itu mulai menutup. Warnanya yang hitam perlahan memudar. Aro terkejut. "Nona, tanaman apa ini? Khasiatnya luar biasa." "Namanya daun anola emas. Dia bisa membantu menutupi luka dengan cepat," jelas Violet.
1015.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 453 kali sebagai atap daun
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Om Om

Terjerat Cinta Om Om

ucap Attar yang minta pekerja kebunnya untuk menyiapkan tangga. Alisa menganggukkan kepalanya dan menunggu tukang kebunnya mengantarkan tangga. Air ludahnya terasa sudah menetes memandang buah mangga yang kulitnya berwarna hijau tersebut. Attar naik tangga besi yang disiapkan tukang kebunnya. Attar menaiki tangga yang dipegang setiap sisinya oleh pekerja kebunnya. Attar memetik buah mangga itu satu persatu. Istrinya sangat senang ketika ia memetik buah mangga tersebut. Setelah memetik beberapa buah mangga dari pohonnya Attar Kemudian turun.
1031.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai atap daun
Baca
+Pustaka
Cindaku Sang Penguasa

Cindaku Sang Penguasa

Lantas diikatkanlah tali bersama lembar daun talasnya guna menutupi bibir wadah minun yang berwujud dari bambu itu. "Lihatlah! Daun talas ini menjadi sekat antara udara dalam wadah dan udara di luaran. Udara dalam wadah dibekap menggunakan daun ini." Tunjuk Dwara pada lembar daun hijau yang diikat kencang oleh tali bambu. "Jika diumpamakan, daun ini adalah bentuk dari pelepasan energi yang dilakukan tubuh kita. Sedangkan udara dalam wadah adalah energi yang tak beraturan karena efek mengalirkan beban tenaga."
1019.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 700 kali sebagai atap daun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status