Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
NYONYA MUDA, TUAN INGIN ANDA KEMBALI!

NYONYA MUDA, TUAN INGIN ANDA KEMBALI!

Telunjuk mungilnya menunjuk Pram yang menyambut dengan senyuman juga. “Mama ….” lanjutnya balik mengarahkan jari mungil itu ke depan wajah Puspita. “Papa … Mama ….” Bibir mungilnya terus bergumam dibarengi telunjuk yang bergantian menunjuk Pram dan Puspita. “Papa … Mama … ada semua …” Kedua tangannya kini bergerak berputar seolah menunjukkan dunia kini miliknya.
1066.5K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as tangan tangan mungil
Read
+Library
Tunangan Kecil CEO Muda

Tunangan Kecil CEO Muda

Ia dirangkul dengan hati-hati oleh tangannya yang kekar. “Apa kau bisa jalan sendiri?” tanya tanya pria itu untuk memastikan. “Tidak.” Calista menggeleng-gelengkan kepalanya. Ia bahkan tidak tahu apakah kakinya masih berpijak atau tidak. Dengan cekatan pria itu menggendong Calista ala brydal style. Calista bisa mencium aroma harum yang maskulin dari tubuhnya. Obat perangsang yang diberikan pada minuman Calista tadi, mulai sedikit bekerja saat ini.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as tangan tangan mungil
Read
+Library
Kubawa Benihmu, Mas!

Kubawa Benihmu, Mas!

Tangan mungil itu terulur hendak mengambil menu yang diinginkan, tetapi karena masih pendek jdi menu tersebut tidak dapat dia raih. Wajahnya terangkat menatap pada manik mata sang ayah. Bagaskara yang mengerti alasan apa wajah itu terangkat pun mulai mengulurkan lengannya dan segera menyendok beberapa udang krispy yang menggoda. Senyum pria kecil mengembang. Dengan lirih bibirnya bergerak, "Terima kasih!"
1033.5K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as tangan tangan mungil
Read
+Library
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

Taja sedikit kaget bercampur geli saat ular kecil itu berpindah ke pergelangan tangannya, merayap semakin ke atas lengan, hampir tidak terasa karena sangat ringan dan gesit. "Jika kamu membutuhkan pertolongan darurat. Kirimkan Kluwung Cilik, maka ia akan datang padaku," kata Tajura menjelaskan kegunaan makhluk mungil itu. Sekejap saja, ular Kluwung Cilik melata semakin ke atas leher Taja dan raib menembus kulit. "Aah!" Taja terkejut lagi namun tidak sempat menghindar. Makhluk itu sangat gesit sudah menyatu dengan tubuhnya.
109.6K viewsOngoingAdded to Library 260 Times as tangan tangan mungil
Read
+Library
Ketika Suami Mulai Bosan

Ketika Suami Mulai Bosan

Kaki mungil mereka bergerak cepat berlari ke arahku, genangan air, bekas hujan tadi siang mereka lewati tanpa ragu, hingga sebagian cipratannya mengotori ujung gamisnya. Ada perasaan aneh mulai menelisik, saat tangan mungil mereka melingkar di pinggangku entah perasaan apa namanya, yang jelas aku rindu berada dalam situasi seperti ini, kedua orang yang sedari tadi memegang tanganku, kian mengendurkan genggamannya perlahan tapi pasti, tanganku terlepas sempurna.
1040.0K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as tangan tangan mungil
Read
+Library
Kebahagiaan Kecilku

Kebahagiaan Kecilku

"Eu? I... Iya Pak!" Nayara segera mengangkat lemari itu dengan segala kekuatan yang dia miliki. Walaupun gadis kecil dia yang memiliki berat badan hanya empat puluh delapan kilo gram dan tinggi yang hanya seratus lima puluh delapan kali ini dia bisa mengangkat lemari itu hingga lima senti meter. Namun tiba-tiba entah berasal dari mana ada bulu-bulu halus yang menempel di hidung nya dan membuatnya ingin segera bersin.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as tangan tangan mungil
Read
+Library
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

"Bagaimana mungkin ini ...." Satu persatu tangan mungil keluar dari dalam cangkang telur tersebut, jumlah mereka mungkin ada puluhan atau mungkin mendekati angka seratus. Pada telur pertama, muncul sosok mahluk kecil yang tingginya mungkin hanya tiga atau empat jengkal saja. Dia memiliki sepasang kaki mungil dan tangan yang pendek. Kepalanya jauh lebih besar dari tubuhnya, dengan dipenuhi oleh lumut berwarna hijau tua yang mungkin pengganti rambut di kepalanya.
9.33.2M viewsCompletedAdded to Library 72.9K Times as tangan tangan mungil
Show Reviews (1034)
Read
+Library
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Read All Reviews
Iblis Yang Mencintaiku

Iblis Yang Mencintaiku

Tangannya terlihat kecil. Napasnya tercekat. Ara mengangkat kedua tangan ke depan wajah, menatap jemari mungil itu dengan pupil yang membesar. Dengan gerakan gemetar, dia meraba wajahnya, tubuhnya, lalu rambut pendek yang hanya menyentuh leher. Tidak. Ini tidak mungkin.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as tangan tangan mungil
Read
+Library
Segitiga Penguasa - Sudut Pertama

Segitiga Penguasa - Sudut Pertama

Meski ragu, Marca mengikuti dari belakang. Tatkala kedua anak kecil itu hampir tiba di dekat pohon berbatang besar berduri, tiba-tiba dari balik pohon itu muncul seekor makhluk mungil, bermata lebar, berwarna hijau. Memiliki kuping lebar yang lancip di bagian ujungnya; memiliki dua tanduk kecil di bagian kepala; memiliki tiga jari tangan yang terus melambai-lambai pelan ke arah Soma dan Marca; mengenakan jubah berwarna hitam yang dihiasi bulu-bulu tebal di setiap bagian ujungnya, makhluk mungil itu terlihat lucu dan menggemaskan. “Bawu!” teriak Soma. Tanpa ragu, ia menghambur ke arah makhluk mungil berwarna hijau di depannya. Seakan bertemu teman lama.
1010.7K viewsCompletedAdded to Library 224 Times as tangan tangan mungil
Read
+Library
Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

Anyaman hijau di sisi dipan itu bergerak pelan, seperti napas yang baru berani kembali setelah lama ditahan. Sulur tipis menyentuh punggung tangan Qu Cing dingin. “Aku di sini…” suara kecil itu terdengar parau, berbeda dari biasanya yang lincah. “Jangan bergerak dulu.” Beberapa daun mungil terbuka, memperlihatkan ujung-ujungnya yang mengering dan sedikit hangus.
101.1K viewsCompletedAdded to Library 32 Times as tangan tangan mungil
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status