Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tabib Sakti Tak Terkalahkan

Tabib Sakti Tak Terkalahkan

Shizi beralih pada soal nomor dua. “Tanaman Obat: Daun Dewa,digunakan untuk penyakit apa? Jelaskan bentuknya dan juga khasiat serta cara membuat ramuannya?” Shizi pun segera menulis jawabannya dengan cepat. “ Daun dewa merupakan Salah satu tanaman yang telah lama diketahui sebagai tanaman obat adalah daun dewa. Tanaman ini dijuluki juga sebagai ngokilo dan juga sambung nyawa. Memiliki kandungan Minyak atsiri, saponin, tanin, vanilat, asam dan vitamin.”
9.4162.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai atap daun
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Pok Jang
Numpang promosi thor! Tiga Mayat Satu Takdir ~ "Dalam dunia di mana kebajikan adalah topeng, seorang pemuda bertaruh segalanya demi cinta dan keluarga." "Ketika sihir terlarang menjadi satu-satunya pilihan, bagaimana kebaikan bisa bertahan?"
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Baca Semua Ulasan
Legenda Tang Hu

Legenda Tang Hu

Tetapi tidak sebaik Lotus surgawi yang ada di tengah danau. Hanya ketika mendekatinya, Tang Hu menyadari bahwa tanaman hijau yang mengapung semuanya adalah daun teratai, yang hampir menutupi seluruh danau. Cahaya hijau redup yang dia lihat dari kejauhan sebelumnya berasal dari daun teratai yang mengapung.
9.1146.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai atap daun
Baca
+Pustaka
Wanara

Wanara

Atap tersebut terbuat dari daun ilalang yang dirangkai sedemikian rupa sehingga mampu menahan derasnya air hujan dan melindungi dari teriknya matahari. "Wanara! Wora Saba!" teriak Resi Wana dari bawah sambil menengadahkan wajah ke atas. "Ya, Guru." Kedua pemuda itu menjawab secara bersamaan. "Turunlah, kita makan!" pinta sang guru lirih. "Iya, Guru. Kami akan segera turun setelah menyelesaikan pekerjaan ini," jawab Wora Saba. Resi Wana hanya tersenyum, kemudian langsung melangkah ke arah pendapa yang ada di depan padepokannya itu.
1050.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai atap daun
Tampilkan Ulasan (99)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y thor KSATRIA PENGEMBARA. Seorang pendekar dari Jawa Dwipa yang mengembara keseluruh penjuru dunia untuk menempa kekuatan dalam pertarungan dengan para pendekar hebat dari semua penjuru negara. Pastinya kisah ini akan sangat menarik untuk diikuti. Jangan lupa mampir y. T'Kasih
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Kembali ke  1980 Dari Nol Membangun Segalanya

Kembali ke 1980 Dari Nol Membangun Segalanya

“Bungkusan yang daunnya lembap jangan dipakai untuk pasar. Simpan untuk pemakaian rumah kalau masih bisa.” Livia mengangguk sambil melipat daun teratai dengan gerakan rapi. “Kalau dipaksa ke pasar, pembeli bisa mencium bau basahnya.” Andika mencatat kalimat itu tanpa diminta. Ia mulai terbiasa menyimpan aturan Leo seperti orang menyimpan uang kecil di kain pinggang.
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai atap daun
Baca
+Pustaka
Satu Atap

Satu Atap

“Eh, boleh tuh! Asik banget. Tapi… lo maunya di mana?” Kevin balik nanya, “Ya terserah lo, Vir. Yang penting tempatnya enak.” Vira sempet mikir sambil mainin ujung plastik belanjaannya. “Hmm… gimana kalau di rooftop apartemen gue aja? Bagus kok, jarang juga ada yang mau naik ke atas sana. View-nya oke, anginnya juga enak.”
701 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai atap daun
Baca
+Pustaka
SATU ATAP DENGAN BADBOY TAMPAN

SATU ATAP DENGAN BADBOY TAMPAN

ucap Dafa di akhiri dengan membuang asap rokok pada wajah Acha. Acha yang merasa sesak dengan asap rokok langsung terbatuk-batuk. "Bisa minggir gak!" pekik Clara merasa risih. "Sut." Dafa memberi Clara isyarat untuk diam karena saat ini ia sedang fokus pada Acha. "Kalo dibuka benda aneh ini, cantik juga," ucap Dafa dengan seringaian di bibirnya setelah berhasil melepas kacamata milik Acha.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai atap daun
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Bulan Sabit

Pendekar Pedang Bulan Sabit

Begitu Choi Yeon dan Lee Gon hendak masuk ke dalam perbatasan desa Seoulmyun, tiba-tiba saja gemuruh angin datang dari arah selatan dan juga Barat secara bersamaan, hingga membuat atap-atap rumah berterbangan dan daun-daun mulai berguguran. "Daunnya berubah menjadi hitam! Ada apa ini?" Asahi mulai merasakan rasa ngeri begitu ia melihat daun-daun dan tanaman lainnya mulai berwarna hitam pekat seperti sudah tak bernyawa lagi.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai atap daun
Baca
+Pustaka
Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Daun maple juga merupakan simbol bendera negara Canada. “Daun apa ini, Om?” tanya Tania sambil menunjukkannya pada Dypta. “Itu namanya daun maple. Cantik kan? Sama kayak Kak Tata.” Dypta tersenyum lalu mengambilnya dari tangan Tania. Dypta menyelipkannya di belakang telinga anak itu. “Iya, Om, cantik banget.” Tania menimpali sambil memegang telinganya.
10170.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai atap daun
Baca
+Pustaka
MENANTU SAMPAH : WARISAN KAISAR NAGA PRIMORDIAL

MENANTU SAMPAH : WARISAN KAISAR NAGA PRIMORDIAL

Hawa angin siang di halaman rumah mendadak bertiup lebih kencang, menerbangkan daun-daun kering dalam gerakan melingkar yang aneh. Sosok pria paruh baya berjubah Taois di atas atap itu menatap Long Chen dengan tatapan yang mengunci seolah ingin menembus rahasia terdalam pemuda di hadapannya.
428 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai atap daun
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Asap hitam yang keluar dari tubuhnya kini bertambah banyak, dan semakin lama, daun-daun yang berada di dahan pohon dan semak-semak yang tersentuh oleh asap hitam itu mendadak layu dan kering, bahkan beberapa daun-daun itu berubah warna menjadi kecoklatan dan hancur berkeping-keping. “KALAU MEMANG INI MAUMU,” “DAN KAMU TIDAK PEDULI LAGI ATAS PERJANJIAN YANG KAMU BUAT, ” “MAKA....” Kala seketika kembali mengangkat tangannya, asap yang mengepul itu tiba-tiba berkumpul dan membentuk sebuah bola yang sangat besar di telapak tangannya, sebuah kepulan asap yang membuat semua daun-daun disekitarnya tampak layu, dan dahan-dahan pohon yang ada disekitarnya mendadak mati dan mengkerut ketika asap hitam
9.8682.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26.6K kali sebagai atap daun
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status