Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kau Duakan Aku, Kutarik Asetmu

Kau Duakan Aku, Kutarik Asetmu

POV Author Arka meraih ponselnya di atas meja dan membuka aplikasi hijau. Jempolnya mengetik sebuah pesan dan mengirimnya ke seseorang. Sementara itu, sebuah notifikasi pesan masuk di telepon seluler. Dika melirik sekilas ke ponsel miliknya. Ia mengusap dan membaca pesan tersebut. Sedetik kemudian, ia tersenyum. Seringai kemenangan nampak di wajahnya karena merasa telah berhasil.
9.286.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai audentes fortuna iuvat
Baca
+Pustaka
Aku Mundur, Mas!

Aku Mundur, Mas!

"Halah belain terus itu istri kamu. Karena dia kamu jadi berubah sama ibu juga saudara kandungku sendiri! Ibu memang sangat berharap kamu bisa balik lagi sama Fitri. Ibu yakin kamu juga masih ada rasa kan sama mantan istrimu itu. Apalagi kehidupan Fitri yang sekarang sudah sangat jauh berbeda. Lebih sukses. Jika kamu kembali sama Fitri ibu yakin kehidupan kita tidak akan sulit dan susah seperti ini. Kamu juga tidak perlu bekerja keras. Cukup tinggal menikmati hasilnya." "Astaghfirullah ... Ibu. Kenapa ibu bisa berpikir sejauh itu. Guntur sudah ikhlas melepas Fitri. Karena hidup Fitri jauh lebih bahagia dengan orang lain. Bukan dengan Guntur. Dan takdir Guntur saat ini adalah Ana. Ana adalah
9.4123.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai audentes fortuna iuvat
Baca
+Pustaka
Kamulah Takdirku

Kamulah Takdirku

“Gak usah ngambek dong cantik kamu tetap yang nomer satu dihatiku.” “Serius?” tanya Nay menyipitkan matanya seolah tidak mempercayai ucapan Azka. “iya dong, kamu nomor satu nomor dua si....” Akh “Sakit sayang, kejam banget sih, cuma kamu yang ada di hatiku,” keluh Azka meraba perutnya yang mendapat serangan tiba-tiba dari Nay. Bukannya tersipu malu Nay malah memukul dada Azka kemudian berlalu begitu saja
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai audentes fortuna iuvat
Baca
+Pustaka
VERDINDA

VERDINDA

Apa jiwa kutu buku masih melekat pada dirinya? Ia membuka buku matematika, niat awal adalah kembali mempelajari materi yang sedikit ia lupakan, tetapi niatnya berubah setelah melihat halaman yang terdapat coretan kecil, tentu bukan dia yang membuatnya. Tulisan itu cukup rapi. Siapa lagi kalau bukan Verdi? Seekor burung dengan satu sayap tidak akan bisa terbang, maka butuh keduanya untuk bisa mengejar mangsa di atas awan
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai audentes fortuna iuvat
Baca
+Pustaka
Bersyukur Memilikimu

Bersyukur Memilikimu

ujar Bara ----------------------------------
27.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai audentes fortuna iuvat
Baca
+Pustaka
Cinta Sang Nyonya Melupakan Usia

Cinta Sang Nyonya Melupakan Usia

Beruntung serangan jantung itu bisa diatasi dengan cepat. Sejak malam itu, Marcella berjanji untuk menunjukkan pada semua orang bahwa dia adalah wanita yang diinginkan oleh seseorang. Seolah Dewi Fortuna sedang berada di pihaknya, malam itu juga, Marcella dipertemukan dengan seorang pria tampan yang menabrak mobilnya. Marcella hanya bisa berdiam diri kala menyaksikan pria yang terlihat beberapa tahun lebih muda darinya itu memohon-mohon untuk memaafkan keteledorannya.
1024.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 860 kali sebagai audentes fortuna iuvat
Baca
+Pustaka
Euforia

Euforia

Brak Reyya menggebrak meja Nindi dengan napas memburu, sorot mata bule Canada itu panik menatap gadis yang hampir terjungkal akibat ulah gebrakan meja yang tiba-tiba olehnya. "REYYA!" Pekik Nindi sebal, hancur sudah moodnya pagi ini. "NINDI!" "Ck! Apaan, sih?!" gerutu gadis imut itu sebal menatap sahabatnya. "NIN! LEO, NIN!" Dengan wajah dramatis, Reyya mengguncang tubuh Nindi, "LEO HILANG!" Sontak mata Nindi melebar, kemudian ia berdiri disertai gestur tubuh tak kalah panik.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai audentes fortuna iuvat
Baca
+Pustaka
DIOFANO

DIOFANO

“Bukan gitu maksud aku, Abang. Aku ngerasa aja pas dengerin siaran itu aku jadi mikir, ahh benar harusnya kayak gitu. Kenapa selama ini aku nggak sadar dan mikir sampai sana. Aku sadarnya pas DJ nya itu baca quotes yang menurut aku, kena banget” "Apapun yang ada didirimu adalah milik-Nya. Rasa sakit, kesedihan, kebahagian apapun itu yang terjadi adalah bukti keagungan-Nya pada hambanya. Dia hanya menegurmu untuk selalu mengingatnya. Apapun itu sebagai seorang hamba harus senantiasa bersyukur. Karena dengan begitu kita bisa menemukan kunci untuk membuka pintu yang telah disediakan oleh-Nya, dimana jalan yang telah tersedia untuk hamba-Nya akan bisa dilewati jika kita bisa menjadi hamba-Nya ya
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai audentes fortuna iuvat
Baca
+Pustaka
Kau Duakan Aku, Kubuat Sengsara Hidupmu

Kau Duakan Aku, Kubuat Sengsara Hidupmu

Bang Zul terlihat percaya pada Burman, dan pria itu juga peduli pada Bang Zul. Beberapa saat setelahnya, aku mendengar derit kecil dari gawai. Bukan sebuah panggilan, melainkan pesan singkat dari sebuah bank nasional. Sejumlah saldo telah dikirimkan dan aku sudah bisa menebaknya. [Keuntungan bulan ini sudah Ayah kirim, Ris. Hiduplah dengan baik di kota, jangan lupa menikmati hasil ini dengan Fahri. Dia baik padamu, kan?]
1024.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 842 kali sebagai audentes fortuna iuvat
Baca
+Pustaka
SPERANZA

SPERANZA

makinya, lalu terjatuh tak sadarkan diri. Tubuh Xaviera gemetar di tempatnya berdiri. Dia menjatuhkan patung dewi Yunani yang digunakannya untuk memukul Speranza. Xaviera menatap Speranza dengan air mata yang mulai berjatuhan. "Apa aku membunuhnya? Aku sudah menyakiti anakku sendiri, aku melanggar janji ku sebagai orang tuanya," ucap Xaviera, dia menjatuhkan tubuhnya ke lantai dan menangis dengan tersedu-sedu.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai audentes fortuna iuvat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status